EdukasiEfisiensi Anggaran, Politeknik Lhokseumawe Tiadakan Praktik Laboratorium dan Potong Fasilitas Dosen

Efisiensi Anggaran, Politeknik Lhokseumawe Tiadakan Praktik Laboratorium dan Potong Fasilitas Dosen

ACEH UTARA – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Provinsi Aceh mulai menerapkan efisiensi anggaran. Salah satu yang dikurangi yaitu penggunaan listrik dan air conditioner (AC). Dampaknya, tidak ada praktik di laboratorium untuk sementara waktu di kampus itu.

Sedangkan untuk pejabat tidak lagi diberikan biaya bahan bakar minyak untuk mobil dinas. Bahan bakar dan perbaikan mobil dinas ditanggung oleh masing-masing pejabat.

Sisi lain biaya untuk penelitian dan pengabdian dosen, serta honorarium kelebihan jam mengajar dosen juga ditunda untuk sementara waktu.

Direktur PNL Lhokseumawe, Rizal Syahyadi dihubungi Selasa (11/3/2025) membenarkan informasi itu. Menurutnya efisiensi anggaran berdampak langsung pada penghematan penggunaan listrik.

“PNL itu terberat listrik dan internet. Sekarang kita bersyukur karena bulan Ramadhan, kuliah hanya sampai jam 15.00 WIB, jadi listrik dan AC bisa dimatikan lebih awal,” katanya.

Sedangkan untuk makan minum saat rapat juga telah dihapus. Seluruh kegiatan dikampus itu hanya diberikan air mineral saat ini. “Untuk perjalanan dinas nol. Perjalanan dinas hanya boleh apabila ditanggung biayanya oleh orang yang mengundang,” terang pria akrab disapa Didi ini.

Persoalan itu, sambung Didi telah disampaikan ke Mendikti Sainteks Brian Yuliarto. Menteri sambung Didi menjanjikan bulan depan akan ada perubahan tentang efisiensi anggaran di perguruan tinggi negeri.

“Kami tentu berharap ada yang berubah, minimal dana sumber PBNP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) bisa diberi ke kampus, agar soal mutu pendidikan tidak terganggu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto, melakukan efisiensi terhadap seluruh anggaran kementrian, lembaga dan pemerintah daerah. Belum dirincikan efisiensi anggaran itu digunakan untuk pos anggaran apa saja oleh presiden hingga saat ini.

|KOMPAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di...

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak...

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas...

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan...

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di...