EdukasiBukan Peternak, Dosen Antropologi Unimal Diundang untuk Mengikuti Pelatihan Manajemen Industri Kerbau...

Bukan Peternak, Dosen Antropologi Unimal Diundang untuk Mengikuti Pelatihan Manajemen Industri Kerbau Internasional di China


Tanggal 21-26 April 2026 digelar perhelatan akbar bagi para penggiat kerbau di China dan Dunia. International Bufallo Federation (IBF) bekerjasama dengan Guangxi Bufallo Research Institute (BRI) melakukan dua kegiatan secara parallel yaitu 7th IBF Training Courese on Buffalo Management and Industry” dan kegiatan “International Symposium on Bufallo Technological Innovation and industrial Development Exchange Activity”. Kegiatan dilaksanakan di Kota Nanning Provinsi Guangxi.


Pada kegiatan pertama, pembukaan pelatihan menajemen peternakan kerbau dilaksanakan tanggal 21 April 2026 bertempat di Hotel Nanning. Hadir sebagai pelatih adalah Sekjend FBI Prof. Antonio Borghese dari Italy dan beberapa ilmuwan serta praktisi dari industri terkait dengan peternakan kerbau. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Departemen Pertanian dan Masalah Perdesaan Daerah Otonomi Guangxi Zhuang Ms. Ou Yixia. Setelah sambutan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para pelatih. Beberapa hari berikutnya kegiatan pelatihan dilakukan dengan mengombinasikan kegiatan pemaparan materi di ruangan dengan kunjungan lapangan langsung ke peternakan kerbau dan industri pengolahan daging dan susu kerbau yang ada di Kota Nanning.


Para peserta yang mengikuti kegiatan ini sebagian adalah para pelaku peternakan kerbau yang ada di China serta beberapa ilmuwan yang bergelut dengan kajian pemuliaan kerbau sebagai ternak yang bernilai ekonomis. Setidaknya hadir ratusan peserta dari berbagai kalangan yang secara langsung terkait dengan industri. Dari sekian banyak peserta, salah satunya adalah dosen Program Studi Antropologi, Jurusan Antropologi dan Sosiologi FISIP Universitas Malikussaleh yaitu Dr. Abdullah Akhyar Nasution. Sekalipun yang bersangkutan bukan memiliki latar belakang terkait ilmu peternakan atau kedokteran hewan, panitia mengundang yang bersangkutan sebagai bentuk keseriusan melibatkan semua kalangan yang tertarik dengan isu peternakan kerbau untuk ikut serta mengembangkan industri peternakan kerbau itu sendiri.


Kehadiran Dr. Abdullah Akhyar Nasution pada kegiatan pelatihan adalah sebagai peserta udangan khusus dari Indonesia. Dalam penjelasannya, dosen antropologi tersebut mengatakan bahwa alsan panitia mengundangnya adalah karena panitia menganggap beberapa publikasi yang dihasilkannya memiliki dampak penting untuk pengembangan industri peternakan kerbau. Berdasarkan penilaian tersebutlah sang dosen diundang juga sebagai pembicara pada kegiatan symposium.


Di tengah-tengah ahli dan praktisi peternakan, Dr. Abdullah Akhyar Nasution yang juga menjelaskan bahwa banyak negara telah sadar bahwa kerbau merupakan hewan ternak yang memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. Hal ini dapat dilihat ada banyak negara yang sejak beberapa puluhan tahun terakhir melakukan pemuliaan kerbau seperti Itali, Jerman, beberapa negara di Amerika Latin dan negara raksasa kerbau di Asia seperti India, Pakistan dan China.

Kebutuhan susu dan daging dunia yang meningkat akan bisa diatasi jika semua pihak ikut serta dalam mengembangkan sumbernya termasuk kerbau. Peluang ini juga harus dilihat oleh pelaku peternakan kerbau dan pemerintahan Indonesia. Keragaman genetik kerbau yang ada di Indonesia, merupakan sumber daya potensial untuk melakukan pemuliaan ternak sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Di saat bersamaan kerbau sendiri memiliki peran istimewa di banyak budaya masyarakat Indonesia, hanya saja nasib kerbau belum se ‘glowing” sapi di mata banyak kalangan di Indonsia. Padahal sejarah perkembangan kebudayaan banyak suku di Indonesia berhubungan erat dengan kerbau.|DILA

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Sumbar Jaga Penyaluran BBM dan LPG Tepat Sasaran

Padang— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Nah Lo, 40 Murid SD Aceh Utara Menaiki Boat Menyeberang Sungai ke Sekolah

LHOKSUKON - Sebanyak 40 siswa yang menetap di Dusun...

RSUCM Aceh Utara ; 1 Mei 2026 Layanan JKA Berubah, Simak Penjelasannya…

LHOKSUKON – Pemberlakuan regulasi terbaru Jaminan Kesehatan Aceh (JKA)...

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Keandalan Distribusi Energi, Komisaris Utama Tinjau FT Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT)...

Pimpin Rapat Realisasi Anggaran Bupati Al- Farlaky, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...