LHOKSUKON– Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Sabtu (30/5/2026). Sebelumnya, tiga hari terakhir, kayu di kawasan itu terbakar dan merembet ke desa lainnya.
Pengerahan helikopter setalah upaya pemadaman yang dilakukan tidak berhasil. Api kembali menyala selama tiga hari terakhir. Hal itu menimbulkan kepanikan warga.
Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Fauzan, menyebutkan helikopter itu bantuan dari BNPB.
“Sejak siang hingga sore, helikopter berkali-kali mengangkut air dan menjatuhkannya di lokasi kayu sisa banjir yang terbakar. Air diambil dari Bendungan Babah Krueng,” sebut Fauzan.
Dia mengapresiasi bantuan dari BNPB yang mengirimkan helikopter itu. Berkali-kali helikopter itu bolak-balik menjatuhkan air ke lokasi kebakaran.
Sementara itu, Keuchik (kepala desa) Babah Krueng, Mahdi Abdullah mengatakan asap tebal yang sebelumnya terus mengepul dari area tumpukan kayu perlahan mulai berkurang setelah beberapa kali penyiraman dilakukan.
Puluhan warga menyaksikan operasi penyiraman api dengan helikopter water bombing itu. Mereka memadati sejumlah titik yang dianggap aman untuk melihat aktivitas helikopter.
“Kami bersyukur api berhasil dipadamkan. Namun, untuk jangka panjang baiknya kayu itu segera diserahkan ke pihak lain. Agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi,” pungkasnya.|MUMUL|KCM

Subscribe to my channel

