PolhukamKontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengeluh akan kenaikan harga semen. Kenaikan harga dipicu kelangkaan stok semen di Provinsi Aceh.

Direktur CV Raya Enginering Aceh, Reza Angkasah menyebutkan harga jual semen merk Merah Putih dari Rp 52.000 menjadi Rp 59.000, semen Andalas dari Rp 56.000 menjadi Rp 62.000. Semen Rajawali dari Rp 50.000 menjadi Rp 54.000.

“Kami membangun hunian tetap 130 unit di Desa Alue Papeun, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Dengan harga semen begitu mahal dan langka, ini menyulitkan kami. Laba berkurang drastis. Selain itu, diburu target harus selesai Juni 2026,” terang Reza.

Dia menyebutkan, kelangkaan semen terjadi dua pekan terakhir. Sehingga menyulitkan dirinya untuk memenuhi target pembangunan. “Kami harap, pemerintah pusat intervensi soal kelangkaan semen ini. Agar harga stabil dan barang tersedia,” katanya.

Saat ini, progress pembangunan hunian tetap di desa itu mencapai 57 persen. Ditargetkan bisa dihuni oleh penyintas banjir awal Juli 2027 mendatang.

Sementara itu, salah seorang pedagang semen di Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Musrizal menyebutkan hal yang sama. Dua pekan terakhir dirinya kesulitan mendapat stok semen dari distributor.

“Bahkan untuk semen merk Dynamid itu barangnya tidak ada sama sekali. Kalau merk lain, harga mahal tapi barangnya masih ada, walau dalam jumlah sedikit,” terangnya.

Sisi lain, diperkirkakan awal Juni 2026 mendatang, kenaikan harga akan terjadi lagi. “Kami dapat informasi awal Juni akan naik harga jual Rp 2.000. Namun secara resminya kita belum dapat kabar,” pungkasnya. |KOMPAS| MUMUL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak...

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan...

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di...

NU Lhokseumawe Salurkan Dua Sapi Qurban untuk Korban Banjir dan Santri

Lhokseumawe- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe menyalurkan...

Wujudkan Kepedulian, PTPN IV Regional VI Salurkan 175 Ekor Hewan Kurban Hasil Kolektif Karyawan

LANGSA – Keluarga besar karyawan PT Perkebunan Nusantara IV...