Categories: PolhukamWisata

Habiskan Rp 40 Miliar, Monumen Samudera Pasai Terpaksa Ditutup karena Takut Roboh

ACEH UTARA – Kejaksaan Negeri Aceh Utara menyurati Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, untuk meminta penutupan lokasi wisata Monumen Samudera Pasai di Desa Beuringen Pirak, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Kajari Aceh Utara, Diah Ayu Hartati, per telepon, Minggu (8/7/2021) pondasi bangunan itu tidak mampu menopang tower setinggi 71 meter. Sehingga bangunan retak dan membahayakan pengunjung.

“Saya sudah minta itu ditutup secara resmi. Sehingga tak ada lagi pengunjung datang untuk berfoto dan lain sebagainya. Ini menghindari hal-hal yang tak diinginkan menimpa pengunjung,” sebut Diah.

Dia menegaskan, permintaan penutupan itu dilakukan secara resmi lewat surat. Sisi lain, sambung Diah, pihaknya telah meminta BPKP Aceh untuk melakukan audit kerugian keuangan negara. Berdasarkan perhitungan sementara kerugian negara dalam proyek yang dikerjakan sejak 2012 dan selesai tahun 2017 itu sebesar Rp 20 miliar lebih dari total nilai proyek Rp 49,1 miliar.

“Sedapat mungkin kita menghindari hal-hal yang tak diinginkan pada pengunjung. Kalau misalnya, bangunan itu rubuh, dan pengunjung sedang berfoto di sana. Itu sungguh miris. Maka, kita surati agar ditutup saja,” katanya.

Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat, Pemkab Aceh Utara, Hamdani, menyebutkan belum bisa berkomentar. “Saya kan baru dilantik. Belum pun menghadap pimpinan. Jadi, nanti saya pelajari dulu bagaimana persoalannya dan akan menjawabnya bagaimana respon ke permintaan penutupan lokasi wisata itu,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, jaksa menetapkan lima tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembangunan proyek itu. Kelima tersangka itu yakni mantan kepala dinas, berinisial F, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), pegawai negeri sipil Aceh Utara berinisial N, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pengawas proyek berinisial P, dua kontraktor masing-masing berinisial T dan R. Kelimanya belum ditahan hingga saat ini.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hanguskan 84 Rumah di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami penyebab kebaran di Kompleks Jalan Perdede,…

7 hours ago

Akhirnya, Lhokseumawe Terapkan Pemberlakuan Layanan Kesehatan Gratis Sesuai Desil Kependudukan

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan kesehatan gratis sesuai status desil kependudukan.…

10 hours ago

Penyintas Banjir Lhokseumawe Desak Pemerintah Percepat Bangun Huntap

LHOKSEUMAWE- Penyintas banjir yang kini menempati hunian sementara Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu,…

10 hours ago

Penduduk Desil 8 Resmi tak Lagi Mendapat Layanan Kesehatan Gratis di Aceh

LHOKSUKON- Penduduk dengan status desil 8-10 di Provinsi Aceh resmi tidak lagi mendapatkan layanan kesehatan…

12 hours ago

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir pantai Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan…

2 days ago

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak siap mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG)…

2 days ago

This website uses cookies.