Categories: EdukasiFeatured

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak siap mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di perguruan tinggi negeri itu. Pasalnya, kampus vokasi itu tidak memiliki sumber daya manusia yang sesuai untuk mengelola program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto itu.

Direktur PNL Rizal Syahyadi Kamis (7/5/2026) menyebutkan kampus itu mendukung program pemerintah. Hanya saja, untuk saat ini kampus itu tidak memiliki sektor pertanian, gizi, bahan pangan dan lain sebagainya yang dibutuhkan sesuai kompetensi pengelola MBG.

“Kita dukung program pemerintah. Tapi, kami tidak punya sumber daya untuk pengelola MBG,” ujar Rizal.

Kampus itu, sambung Rizal fokus pada peningkatan kompetensi lulusan sehingga bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional. Apalagi, sambungnya, persaingan dunia usaha dan dunia industri semakin ketat. Sehingga peluang kerja bagi lulusan harus terus ditingkatkan.

“Kami fokus meningkatkan kompetensi, memperbanyak kerjasama dunia usaha dan industri, agar lulusan memiliki tempat pekerjaan formal setelah tamat dari kampus ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah perguruan tinggi negeri bersiap mengelola MBG. Salah satunya Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, bersiap mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Unimal sudah mengajukan kesiapan sebagai salah satu kampus di Aceh untuk mengelola MBG. Saat ini, Universitas Hasanuddin Makassar menjadi kampus pertama yang mengelola MBG di Indonesia.

|MUAMMAR|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe,…

17 hours ago

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026…

17 hours ago

2 Sumur Bor Semburkan Gas dan Air Setinggi 40 Meter di Aceh Timur, Bupati Turun Tangan

IDI - Sumur bor yang baru saja digali di Desa Matang Keupula Sa dan Desa…

3 days ago

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana…

3 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab…

3 days ago

Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Menteri Dalam Negeri…

4 days ago

This website uses cookies.