UncategorizedCerita Obat Kuat dan Alat Hisap Sabu di Bekas Gedung Madrasah

Cerita Obat Kuat dan Alat Hisap Sabu di Bekas Gedung Madrasah

WARGA Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara terkejut saat menemukan kemasan obat kuat dan alat pengisap sabu-sabu di gedung Madrasah Tsanawiyah Swasta (MtsS) yang terletak di Gampong Alue Ie Puteh.

Kemasan obat kuat bekas pakai merk Urat Kuda itu ditemukan berserakan di halaman MtsS saat dikunjungi oleh Muspika setempat sekitar pukul 12.00 WIB, Jumat (3/1/2019). Sedangkan bong sabu-sabu yang terbuat dari bekas kemasan air mineral ditemukan di dalam ruangan gedung.

BACA JUGA : Pelajar Islam Dukung Larangan Perayaan Malam Pergantian Tahun

Menurut keterangan warga sekitar, gedung MtsS yang lokasinya agak sedikit jauh pemukiman penduduk tersebut sudah lama terbengkalai dan tidak ada aktivitas belajar mengajar di sana. Satu dari dua unit gedung MtsS itu pernah terbakar pada bulan September 2017 lalu.

Ketua Forum Geuchik Kecamatan Baktiya, Zulkarnaini mengaku sangat perihatin dengan kondisi gedung MtsS itu. Untuk mengindari penyalahgunaan gedung, ia berharap pemerintah segera merealisasikan bangunan baru agar madrasah bisa kembali aktif seperti biasanya.

“Kita sangat berharap adanya gedung baru di situ, karena tidak mungkin siswa menumpang belajar di sekolah lain. Karena mengingat MIS sudah berjalan tapi numpang di sekolah lain. Sementara di komplek itu juga sudah ada bangunan MtsS dan MAS,” kata Zulkarnaini.

Dia menyebutkan, gedung Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), MtsS dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) itu sejauh ini dikelola di bawah yayasan. Sedangkan MAS, kata dia, terbengkalai akibat kekurangan kader lulusan dari MstsS.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Utara, Salamina mengatakan pihaknya beberapa waktu lalu telah mengirimkan tim pengawas untuk melakukan pendekatan dengan tiga jenjang pendidikan tersebut.

“Dulu kita sudah mengirimkan tim pengawas madrasah untuk melakukan pendekatan dengan pihak yayasan. Madrasah itu tidak aktif lagi karena kekurangan murid. Secara aturan, kita tidak bisa menyalurkan dana BOS kalau jumlah murid di bawah 20 orang, karena itu standarnya,” kata Salamina. |JI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pertamina Salurkan Seribu Seragam Sekolah untuk Siswa Terdampak Bencana di Aceh

Aceh — Pertamina menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk mendukung...

614 Keluarga Korban Banjir Bireuen Terima Dana Tunggu Hunian

BIREUEN – Sebanyak 300 korban banjir di Kabupaten Bireuen,...

Aceh Tamiang Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Hingga 3 Februari

ACEH TAMIANGm – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh,...

Sarajulis Menyala di Malaya

Lhokseumawe — Nama Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menggema...

Kalau Bisa Dibantu Lampu Tenaga Surya, Dua Bulan Listrik tak Menyala…

ACEH UTARA– Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh...