LHOKSEUMAWE– Situs goa Jepang di Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh terbengkalai dan tidak terawat.
Amatan di lokasi destinasi wisata sejarah itu terlihat rumput panjang, sampah berserak dan bangunan terlihat kusam. Tidak ada jejak wisata sama sekali. Namun, pengunjung dari luar daerah terkadang masih singgah di lokasi wisata berada di perbukitan itu.
Salah seorang wisatawan Taufik Qulhak (50) asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat, , Kamis (20/10/2025) menyebutkan dirinya datang ke lokasi wisata itu bermodal informasi dari internet.
“Saya pikir masih bagus, rupanya sudah tidak dikelola sama sekali,” kata Taufik.
Dia berharap, Pemerintah Kota Lhokseumawe memperbarui informasi destinasi wisata. Sehingga tidak mengecewakan pengunjung. “Kalau tau sudah tidak buka, kami tidak akan singgah di sini. Saya datang sekaligus mengunjungi anak saya kuliah di Lhokseumawe,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Nofry Syahputra menyebutkan dirinya akan berkomunikasi dengan aparat desa dan Dinas Pariwisata untuk mengaktifkan kembali destinasi wisata sejarah itu.
“Saya baru dilantik. Kami akan koordinasikan pengelolaan destinasi wisata sejarah. Agar ke depan bisa dikelola dengan baik, jadi wisatawan datang bukan sekadar foto, tapi ada makanan, ada obyek budayanya,” pungkas Nofry.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

