DUA duta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terlihat sibuk di selasar Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Mereka adalah Dinda Shole Khatul Zannah, dan Syafrina.
Mereka dilengkapi dengan syal bertuliskan Duta JKN, berdiri tepat di mesin pendaftaran pasien. Merekalah garda terdepan membantu keluarga pasien untuk proses pendaftaran aplikasi mobile JKN.
Tak hanya pasif, mereka juga menyisir selasar bangunan poli rumah sakit plat merah itu. Sesekali menanyakan pada masyarakat yang duduk apakah sudah mendaftarkan mobil JKN atau belum.

Jika belum, mereka pun segera meminta untuk mendonload aplikasi dan memandunya dengan detail dan teliti. Nada suara lembut, pelan dan teratur agar pasien memahami penjelasan demi penjelasan.
Agar kedepan tak perlu lagi bertanya pada staf rumah sakit. Cukup langsung menggunakan mobile JKN itu.
Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus mengurangi antrean panjang di rumah sakit.

Direktur RSUCM Aceh Utara dr Syarifah Rohaya, Sp.M, Jumat (30/5/2025) menyebutkan, aplikasi Mobile JKN memungkinkan pasien untuk melakukan pendaftaran mandiri secara online, mengecek status kepesertaan BPJS, serta memperoleh informasi terkait layanan kesehatan yang tersedia, tanpa harus datang langsung ke rumah sakit.
Namun, seringkali pasien dan keluarga pasien mengaku tidak paham cara pendaftaran. Di sinilah peran duta ini.
Padahal, sambung dokter yang akrab disapa dokter Aya ini, pendaftaran mandiri oleh pasien atau keluarganya sangat memudahkan pasien, terutama di tengah tingginya permintaan layanan medis di rumah sakit.
“ Duta JKN yang berperan penting dalam membantu pasien memahami cara penggunaan aplikasi ini,” katanya.

Mereka sambung Aya membantu pasien untuk mendaftar lebih cepat dan mengurangi waktu tunggu di rumah sakit. Dia juga mendorong, BPJS Kesehatan untuk melakukan literasi penggunaan mobile JKN di pedalaman Aceh Utara. Sehingga, warga bisa melek digital untuk pemanfaatan aplikasi itu.
Dia pun kerap menyapa para duta yang bekerja, mengajak foto bersama, agar semangat para duta ini semakin menyala melayani pasien atau keluarganya.
“Saya pesankan, pandu proses pendaftaran dengan ramah. Layaknya memandu keluarga sendiri,” terangnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Lalu apa kata BPJS Kesehatan ?
Pejabat Pengganti Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Baharuddin ditempat terpisah menyebutkan, duta JKN penting untuk memberi edukasi pada masyarakat di rumah sakit.
Sisi lain, sambungnya, BPJS Kesehatan juga memberikan layanan yang sama pada fasilitas Kesehatan lainnya di tingkat desa, klinik dan lain sebagainya.
“Kami apresiasi kegigihan duta JKN ini untuk memandu pasien dan keluarga pasien dalam menggunakan mobile JKN,” pungkasnya.
|ADVERTORIAL

Subscribe to my channel

