BISNIS hotel di Aceh terus berkembang lima tahun terakhir. Berbagai tipe dan jenis hotel hadir di sejumlah kabupaten/kota. Sebagai penanda idustri ini makin tumbuh seiring meningkatnya bisnis pariwisata di ujung Pulau Sumatera itu.
Adalah Calandra Hospitality Management, perusahaan berbasis di Banda Aceh, Provinsi Aceh yang memulai bisnisnya tiga tahun terakhir. Bermitra dengan sejumlah hotel di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Co Founder Calandra, Fahmi T, menyebutkan, Calandra membantu pemilik hotel untuk mengatur seluruh aspek di bisnis food and beverage itu. Selain itu, Calandra juga memastikan target pasar, efisiensi anggaran dan karyawan serta persoalan teknis lainnya.
“Kami beruntung dipercaya oleh pemiliki hotel di Aceh. Kami memastikan, pemilik hotel efisien secara anggaran, dan meraup laba sebesar-besarnya,’ kata Fahmi.
Dia menyebutkan, saat ini, memiliki mitra di Banda Aceh, Aceh Barat dan Aceh Tengah. Sehingga, bisnis itu semakin berkembang.
“Kami terbuka berdiskusi dengan seluruh pemilik hotel di Indonesia. Sehingga, bisnis ini menjadi kebanggan anak bangsa. Bisa menjalankan hotel di seluruh Indonesia dan dunia,” katanya.
Dia memprediksi, bisnis hotel ke depan semakin berkembang. Untuk Provinsi Aceh, sambung Fahmi, destinasi wisata semakin menarik untuk dikunjungi. Ciri khas Syariat Islam menjadi daya tarik tersendiri.
“Kami optimis bisnis hotel semakin tumbuh seiring membaiknya destinasi wisata dan fokus pemerintah ke industri ini,” pungkas Fahmi.
|DIMAS

Subscribe to my channel

