PolhukamNah Lo, Beredar Kabar Kapal Rohingnya di Periaran Aceh

Nah Lo, Beredar Kabar Kapal Rohingnya di Periaran Aceh

BANDA ACEH –  Dua hari terakhir, beredar kabar bahwa ada kapal berisi warga Rohingya asal Myanmar di periaran Kabupaten Aceh Timur. Tim gabungan satuan polisi air dan udara Polres Aceh Timur dan Pos TNI Angkatan Laut Pos Idi, menggelar patroli gabungan dengan menggunakan Kapal Patroli C3 Polres Aceh Timur di Selat Malaka.

Kepala Satuan Polairud Polres Aceh Timur,  Iptu Zainurrusydi, per telepon, Kamis (12/11/2021) membenarkan operasi itu. Dia menyebutkan, kabar ada kapal yang membawa warga Rohingnya masuk ke perairan Aceh Timur diperoleh dari laporan masyarakat.

“Saat kami patroli laut, kita bertemu dengan KRI Sultan Taha Syaifudin yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Faruq. KRI Sultan Taha juga menerima informasi yang sama. Maka, kita perketat kawasan laut Indonesia agar tidak ada kapa lasing yang masuk tanpa izin,” kata Iptu Zainurrusydi.

Dia menyebutkan, sejumlah kapal nelayan yang ditemui di perairan diperiksa. Selaini itu, kapal nelayan juga diperiksa soal pemberlakuan protokol kesehatan selama melaut.

“Sampai dua hari ini kita belum temukan kapal yang membawa Rohingya itu. Meski begitu, kita tingkatkan kewaspadaan di laut,” katanya.

Dia menyebutkan, polisi dan TNI AL juga mengajak seluruh masyarakat yang berada di bibir pantai untuk memonitoring pergerakan kapal asing. Sehingga bisa dideteksi keberadaan kapal yang masuk ke perairan Aceh tanpa izin.

“Intinya ini operasi antisipasi imigran illegal. Sekaligus kita antisipasi peredaran narkoba, senjata api illegal dan kejahatan perompakan di laut,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Akhirnya, Lhokseumawe Terapkan Pemberlakuan Layanan Kesehatan Gratis Sesuai Desil Kependudukan

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan...

Penyintas Banjir Lhokseumawe Desak Pemerintah Percepat Bangun Huntap

LHOKSEUMAWE- Penyintas banjir yang kini menempati hunian sementara Desa...

Penduduk Desil 8 Resmi tak Lagi Mendapat Layanan Kesehatan Gratis di Aceh

LHOKSUKON- Penduduk dengan status desil 8-10 di Provinsi Aceh...

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir...

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak...