NewsDoa Haru Dari Pulau Banyak

Doa Haru Dari Pulau Banyak

Laa Ilaha Illallah, Laa Ilaha Illallah Wallahu Akbar. Begitulah kalimat yang keluar dari mulut para guru dan para siswa dari Pulau Banyak Barat, Provinsi Aceh. Kamis (12/8/2021). Mereka menundukkan kepalanya dan mengeluarkan air mata, memanjakkan doa kepada Allah AWT agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Mereka tanpak khusyuk mengikuti zikir sebagai ikhtiar spiritual melawan virus corona masih terus berlanjut.
Doa bersama yang juga diikuti secara virtual itu dilakukan menyikapi tingginya lonjakan kasus kematian dan positif Covid-19 di tanah air.

Kegiatan itu dilaksanakan setiap hari pada pukul 08.00- 08.30 WIB, sesaat sebelum aktivitas perkantoran dimulai. zikir dan doa itu dipimpin dari Gedung Sekretariat Daerah Aceh dengan diikuti langsung oleh Sekda Aceh Taqwallah dan para asisten.

Tampak kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti para Aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Aceh dan Satuan Kerja Perangkat Aceh. Selain itu, peserta zikir dan doa adalah para siswa dan guru SMK dan SMK di seluruh Aceh. Mereka tampak khusyuk mengikuti zikir secara daring dari sekolah masing-masing.

Usai berlangsungnya zikir dan doa, Sekda Aceh Taqwallah menyapa para peserta zikir yang dipilih secara acak dari Kabupaten kota. Peserta yang pertama disapa adalah para guru dan siswa dari SMA di Pulau Banyak Barat, Kabupaten Singkil.

Taqwallah mengapresiasi keikutsertaan para guru dan siswa dari daerah terpencil tersebut. “Semoga bapak ibu sehat selalu dan tetap semangat mengajar,” ujar Taqwallah.

Ia menjelaskan, kondisi terkini Pandemi COVID-19 di Indonesia kian mengkhawatirkan, dimana para angka meninggal dan tertular terus meningkat.

Karena itu Taqwallah mengajak semua pihak terus menerapkan protokol kesehatan, melakukan vaksinasi serta memanjatkan doa Keselamatan kepada Allah SWT.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto yang juga ikut serta dalam zikir dan doa tersebut menerangkan, Pemerintah Aceh meminta kepada setiap Kepala SKPA untuk mengawal aparaturnya untuk tertib dan disiplin mengikuti doa dan zikir setiap hari pada pukul 08.00 sampai 08.30 WIB pagi di kantornya masing-masing.

Selain itu, setiap SKPA yang memiliki UPTD dan aparatur di kabupaten/kota agar juga dipastikan mengikuti kegiatan zikir dan doa tersebut secara virtual dan serentak pada jam yang telah ditentukan. []

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hanguskan 84 Rumah di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami...

Akhirnya, Lhokseumawe Terapkan Pemberlakuan Layanan Kesehatan Gratis Sesuai Desil Kependudukan

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan...

Penyintas Banjir Lhokseumawe Desak Pemerintah Percepat Bangun Huntap

LHOKSEUMAWE- Penyintas banjir yang kini menempati hunian sementara Desa...

Penduduk Desil 8 Resmi tak Lagi Mendapat Layanan Kesehatan Gratis di Aceh

LHOKSUKON- Penduduk dengan status desil 8-10 di Provinsi Aceh...

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir...