ACEH UTARA– Nurul Akmal, lifter angkat besi Indonesia setiap hari menelpon orang tuanya di Desa Serbajaman Tunong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Putri kedua dari pasangan Hasballah dan Nurmala Ishak itu bahkan menelpon orangtuanya sesaat sebelum laga final Olimpiade.
“Ini dia sedang telepon ibunya. Saya sangat terharu. Saya sangat tegang menyambut final ini. Tak pernah saya setegang ini,” kata Hasballah dihubungi per telepon, Senin (2/8/2021). Dia menyebutkan, putrinya saat ini telah tamat Universitas Abulyatama Banda Aceh dan menyandang sarjana pendidikan.
“Saya minta, jika Presiden Jokowi mendengar, angkatlah anak saya menjadi PNS. Apa yang dia lakukan sudah membanggakan kita semua sebagai rakyat Indonesia,” sebutnya.
Di sisi lain, sejak kecil, Nurul Akmal yang lahir dari keluarga kurang mampu terbiasa bekerja keras. Dia membantu orangtuanya menyabit rumput untuk pakan ternak. “Kalau ke sawah bantu ibunya itu sudah rutin. Kami ini bukan keluarga mampu,” katanya.
Karir Nurul Akmal, sambung Hasballah, tidak dimulai mulus. Awalnya, bahkan Nurul tak menyukai olahraga. Ketika tamat SMP Negeri 2 Tanah Luas, dia melanjutkan sekolah ke Banda Aceh. Di sanalah dia masuk sekolah SMA Tunas Bangsa dan menekuni olahraga secara serius.
“Saya mikir masa depan dia. Setelah jadi atlet mau jadi apa? Maka, saya harap, Presiden Jokowi turun tangan untuk nasib atlet ini,” katanya.
Sisi lain, dia berharap Pemerintah Aceh juga memberikan perhatian khusus pada Nurul Akmal. “Bentuknya apa saja boleh. Terpenting ada perhatian. Sehingga, anak kita semangat meraih prestasi internasional,” pungkasnya.
|KCM

Subscribe to my channel

