NewsPPKM Level 3 Lhokseumawe, Sekolah Tutup, Mal Buka Hingga Pukul 17.00 WIB

PPKM Level 3 Lhokseumawe, Sekolah Tutup, Mal Buka Hingga Pukul 17.00 WIB

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, resmi memberlakukan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3 di Kota Lhokseumawe sejak 27 Juli – 2 Agustus 2021. Dampaknya, seluruh sekolah di kota itu ditutup dan memberlakukan pembelajaran secara daring. Sebelumnya, enam bulan terakhir, Kota Lhokseumawe memberlakukan pembelajaran tatap muka terbatas yaitu tiga hari dalam sepekan.

“Untuk pekerja, 75 persen kerja dari rumah, dan 25 persen kerja di kantor. Ini sesuai dengan intruksi Mendagri RI dan Gubernur Aceh,” kata Suaidi Yahya per telepon, Rabu (28/7/2021).

Dia menyebutkan, untuk pusat perbelanjaan dan mal, hanya diizinkan buka sampai pukul 17.00 WIB.

Selain itu, sambung Suaidi, dirinya sudah mengeluarkan instruksi pada seluruh kepala dinas untuk menjalankan fungsinya masing-masing. Misalnya, sambung Suaidi, BPBD Lhokseumawe wajib segera membentuk posko satuan tugas PPKM. “Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa memastikan pos satuan tugas PPKM di desa. Semuanya harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah diintruksikan Mendagri,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk pelaksanaan ibadah berjamaah, hanya boleh diisi 25 persen dari kapasitas rumah ibadah tersebut. “Maksimalkan ibadah di rumah,” terangnya.

Dia meminta masyarakat memahami kebijakan ini untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. “Semoga masyarakat paham soal kebijakan ini. Satuan Polisi Pamong Praja dan TNI/Polri terus meningkatkan pengawasan. Jangan ada kerumunan, jika ada maka ditindak tegas sesuai aturan yang ada. Contoh penindakan tegas sudah banyak kita lakukan,” terangnya.

Sekadar diketahui per hari ini, 1003 warga Kota Lhokseumawe terpapar virus corona. Sebanyak 115 dalam perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah masing-masing. Selain itu, tren kenaikan jumlah masyarakat terpapar sebanyak 17 orang per hari.

“Kami harap, masyarakat terus patuh protokol kesehatan,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hanguskan 84 Rumah di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami...

Akhirnya, Lhokseumawe Terapkan Pemberlakuan Layanan Kesehatan Gratis Sesuai Desil Kependudukan

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan...

Penyintas Banjir Lhokseumawe Desak Pemerintah Percepat Bangun Huntap

LHOKSEUMAWE- Penyintas banjir yang kini menempati hunian sementara Desa...

Penduduk Desil 8 Resmi tak Lagi Mendapat Layanan Kesehatan Gratis di Aceh

LHOKSUKON- Penduduk dengan status desil 8-10 di Provinsi Aceh...

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir...