LHOKSEUMAWE – Efisiensi anggaran kini mulai terasa di kampus IAIN Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Seluruh pejabat eselon dua di kampus negeri itu kini tidak lagi menggunakan mobil dinas.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan IAIN Lhokseumawe, Darmadi dihubungi Selasa (25/2/2025) menyebutkan kampus itu menggunakan pola mobil dinas dengan sistem sewa.
“Uang untuk sewa mobil itu, mulai dari rektor hinga kepala biro dan dekan masih dikunci. Kita tunggu kapan kunci dibuka, barulah gunakan mobil dinas lagi,” kata Darmadi.
Dia menampik persoalan mobil dinas itu karena efisiensi anggaran.
Dampak lain, kampus itu melakukan efisiensi 50 persen perjalanan dinas, penghematan listrik dan air. Gedung yang tidak digunakan maka listrik dipadamkan.
Sedangkan untuk pos kemahasiswaan seluruhnya aman. Termasuk biaya kegiatan mahasiswa dan tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal.
“Kalau bulan bulan Februari begini memang belum ada kegiatan organisasi mahasiswa. Biasa mereka mulai kegiatan Agustus, nanti kita lihat lagi anggarannya,” terangnya.
Dia juga mengimbau seluruh gedung di kampus itu mulai berhemat listrik dan air.
“Kalau ada orangnya silakan gunakan AC. Kalau tidak dimatikan. Namanya himbauan, tentu perlahan baru akan efektif. Pelan-pelan pasti bisa terbiasa dengan efisiensi anggaran ini,” terangnya.
Dia menyebutkan masalah lainnya tidak dirasakan kampus itu. “Lain-lain tidak ada masalah,” pungkasnya.
Presiden Prabowo Subianto menekan efisiensi anggaran untuk seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah di Indonesia. Dampak efisiensi anggaran ini mulai dirasakan oleh seluruh pegawai di tanah air.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

