ACEH UTARA– Selama 30 hari pelaksanaan ibadah Ramadhan, polisi bersenjata laras panjang ditempatkan di seluruh masjid dalam Kabupaten Aceh Utara.
Kebijakan itu untuk memberi rasa nyaman pada umat muslim yang melaksanakan ibadah shalat tarawih pada malam hari. Seperti terlihat di Masjid Agung Lhoksukon, Aceh Utara, pada Sabtu (2/4/2022) malam, terlihat dua polisi berjaga lengkap dengan senjata laras panjang di halaman masjid.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat, Polres Aceh Utara, AKP Sudiya Karya, Minggu (3/4/2022) menyebutkan seluruh masjid ditempatkan polisi bersenjata.
“Jadi ada pengamanan terbuka yang mengenakan senjata dan seragam. Ada pula yang tertutup. Ini semata-mata untuk meminimalkan angka kriminal selama bulan Ramadhan,” kata Sudiya.
Dia menyebutkan, untuk pedagang juga sudah diingatkan agar memasang kamera pengawas. Sehingga jika terjadi tindak kriminal mudah mendeteksi pelakunya.
Karena, kata Sudiya, selama Ramadhan masyarakat akan lama beribadah di masjid pada malam hari. “Itu pula yang kita ingatkan pada pedagang toko emas misalnya, agar memasang kamera pengawas. Kita sudah cek semua toko emas, semuanya sudah ada kamera pengawas,” terangnya.
Selain itu, sambung Sudiya, polisi juga meningkatkan patroli rutin ke desa-desa selama bulan Ramadhan. “Agar rumah yang ditinggalkan warga karena pemiliknya pergi ibadah, juga aman. Kita patroli hingga ke desa. Kami ingatkan juga, agar warga selalu mengunci rumah dengan pengaman yang bagus,”pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

