LHOKSEUMAWE | Gaji tak kunjung dibayar, sebanyak 53 keryawan yang bekerja di PT Patra Badak Arun Solusi (PBAS) melakukan unjuk rasa untuk menuntut gaji yang belum dibayar.
Aksi demo menuntut hak itu berlangsung di depan pintu gerbang PT Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, Kamis (8/7/2021).
“Karyawan gaji yang belum dibayar berfariasi, ada yang tiga bulan bahkan sampai delapan bulan,” kata koordinator aksi M Rajil.
Aksi ini terpaksa dilakukan karena pihak PT PBAS serta pihak terkait lainya belum mendapatkan titik terang sebelumnya melakukan mediasi.
“Sudah lelah kita, berulangkali kita bicarakan kepada PT Mitra Agung Indonesia Infrastruktur (MITAII) PT PBAS, bahkan ke dewan sekalipun namun belum ada hasil,” jelasnya.
Kata M Rajil, jumlah gaji yang harus dibayar kepada 53 karyawan senilai Rp 700 juta lebih.
“Apabila belum dibayar maka kita akan melakukan aksi besar-besaran. Kami meminta agar gaji kami segera dibayar, mau makan apa kami jika gaji kami tak dibayar,” sebut M Rajil.
|KC
LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami penyebab kebaran di Kompleks Jalan Perdede,…
LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan kesehatan gratis sesuai status desil kependudukan.…
LHOKSEUMAWE- Penyintas banjir yang kini menempati hunian sementara Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu,…
LHOKSUKON- Penduduk dengan status desil 8-10 di Provinsi Aceh resmi tidak lagi mendapatkan layanan kesehatan…
Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir pantai Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan…
LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak siap mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG)…
This website uses cookies.