ACEH UTARA– Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bertandang ke Gampong Pande, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Minggu (15/3/2020).
Kedatangan Kemendes Abdul Halim Iskandar disambut langsung oleh Bupati Muhammad Thaib dan wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf dengan tujuan melihat secara langsung percepatan penyaluran dan pemanfaatan dana desa serta tempat pengrajin tempahan besi.
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyebutkan kerajinan tempahan besi di Gampong pande ini dapat menjawab kegelisahan Presiden Jokowi terkait dengan import cangkul secara besar-besaran, sementara Desa Pande memilik industri cangkul yang sangat membantu perekonomian rakyat.
“Nanti kita cari solusi bagaimana produksinya meningkat dan harganya kalah bersaing dengan produk cangkul yang di import,” Kata Abdul Halim Iskandar kepada awak media di Gampong Pande, Minggu (15/3/2020).
Ia menambahkan skala produksi cangkul di Gampong Pande akan terus ditingkatkan menjadi produksi lebih tinggi dan lebih mudah didapatkan bahan bakunya serta harganya tidak kalah dengan harga import. Ia berharap produksi cangkul akan terus dikembangkan untuk dapat memenuhi keseluruhan cangkul yang ada di Indonesia.
“Masak cangkul aja harus di impor,”katanya.
Kemendes menambahkan nanti akan diturun tim langsung ke Gampong Pande. Pastinya diusahakan pendekatan dengan teknologi tempat guna, bukan dengan pabrikan besar.
“tidak industri besar dan tidak lagi diproduksi dengan cara manual lagi, sehingga nantinya dapat meningkatkan tenaga kerja ”katanya.
|MU

Subscribe to my channel

