NewsSebelum Dibunuh, Seharian Korban tak Diberi Minum

Sebelum Dibunuh, Seharian Korban tak Diberi Minum

ACEH UTARA | Polisi membeberkan kronologis pembunuhan yang dilakukan ZU (54) ayah angkat yang tega membunuh anak yang menderita keterbelakangan mental, MA (26) di Kabupaten Aceh Utara.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang, Kamis (14/3/2019) menyebutkan, awalnya pelaku meminta temannya SY, warga Sumatera Utara untuk menjemput anak tersebut buat dititipkan di Panti Asuhan, di Sumatera Utara.

Ketika SY tiba dari Medan ke rumah pelaku di Kabupaten Bireuen, rencana berubah. ZU meminta MA dibunuh, karena dikhawatirkan dia akan pulang kembali ke rumah pelaku di Bireuen.

BACA JUGA  : Amin Dibunuh Ayah Angkatnya dengan Racun Tikus

“Maka mereka rencanakan pembunuhan,” kata AKP Indra.

Dia menyebutkan,sebelum dibunuh SY membawa korban naik sepeda motor untuk berkeliling Kabupaten Bireuen.Dari pagi hingga sore hari mereka berkeliling untuk jalan-jalan. SY juga tidak memberi minum korban.

“Baru pada sore hari diberi minum teh manis yang sudah dicampur racun tikus. Karena haus sejak dari pagi belum minum, korban langsung minum teh itu,” katanya.

Lalu, SY mengajak korban keliling dan dibawa ke arah jalan Desa Lagang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Setiba di lokasi penampungan sampah, korban terjatuh dari sepeda motor.

“Korban jatuh telungkup. Efek racun tikus itu sudah bekerja. Lalu SY ini tubuh korban ke pinggir jalan. Saat itu korban masih hidup dan masih terlihat merangkak dan ditinggalkan begitu saja oleh SY,” katanya.

Hingga pada 9 Maret 2019 korban ditemukan warga dalam kondisi membusuk. Polisi awalnya menduga korban meninggal dunia secara normal. Namun, belakangan diperiksa identitas dan dilakukan pemeriksa intensif hingga terbongkar pelaku pembunuhan itu ayah angkat korban dan temannya. ZU ditangkap pada 11 Maret 2019 setelah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Lhokseumawe dan SY ditangkap di Pematang Siantar, Sumatera Utara. |KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menunjukkan kepedulian...

Hentakan Ghajaz Voice

Lhokseumawe-Vokal Grup Ghajaz Voice asal Kota Lhokseumawe meraih juara...

Cerita Petani Garam Aceh, Bertahan Sakit, Bangkit Sulit…

Matahari terasa begitu panas, Minggu (3/5/2026) di Desa Lancok,...

Petani Pantungan Sewa 5 Excavator Untuk Bersihkan Lumpur di Saluran Irigasi Pascabanjir

LHOKSUKON- Para petani di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh...

Fitnah untuk Bupati, Prokopim; Harap Masyarakat Bijak Sikapi Informasi

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengajak masyarakat...