LHOKSEUMAWE | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Lhokseumawe menemukan kekurangan logistik berupa 17.946 segel kota suara untuk pelaksanaan Pemilu 2019.
Ketua Panwaslih Lhokseumawe, Teuku Zulkarnaen, Rabu (27/2/2019) menyebutkan segel kotak suara dibutuhkan sebanyak 56.678 keping. Sedangkan diterima 48.475 ribu keping. “Ketika dilakukan pemeriksaan sagel kotak suara yang tidak cukup 158 segel dari jumlah diterima dan menemukan kerusakan sebanyak 9.585 keping segel kotak suara. Akumulasi dari dua jenis itu logistik pemilu berupa segel kotak suara masih mengalami kekurangan keseluruhan sebanyak 17.946 keping, baik itu segel rusak ada yang belum diterima,” sebutnya.
BACA JUGA : Dipolisikan 11 Eks GAM, Danil Anzar Sebut Nama Mualem Muzakir Manaf
Jumlah diterima itu sambung Zulkarnaen, sesuai dengan angka berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), kemudian KIP Lhokseumawe akan melakukan koordinasi dengan KIP Aceh untuk menyurati KPU meminta tambahan sekaligus mengantikan yang rusak.
Dia menyebutkan, Panwasli lengausng mengecek segel kotak suara yang tiba di Lhokseumawe pada 3 Desember 2018 lalu. Pengecekan sambungnya disaksikan oleh komisioner KIP Lhokseumawe dan polisi.
“KIP Lhokseumawe harus berkoordinasi dengan Panwasli ketika logistik pemilu tiba di Lhokseumawe,” sebutnya.
Dia menyebutkan, Panwaslih sudah berkoordinasi dengan KIP Lhokseumawe soal kekurangan tersebut dan KIP Lhokseumawe meminta tambahan ke KIP Aceh seterusnya ke KPU RI. |KCM

Subscribe to my channel

