NewsDinsos Aceh Utara Beberkan Penyebab Desil Masyarakat Berubah dan Tidak dapat Layanan...

Dinsos Aceh Utara Beberkan Penyebab Desil Masyarakat Berubah dan Tidak dapat Layanan Kesehatan Gratis

LHOKSUKON- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengungkapkan temuan yang memicu penyebab status desil masyarakat berubah sehingga tidak lagi mendapatkan layanan kesehatan gratis dari BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara Fakhrurradhi kepada Kompas.com, Selasa (28/4/2026) menyebutkan salah satu penyebab perubahan status desil dari kategori miskin menjadi kaya disebabkan penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) oleh orang lain.

“Misalnya nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor rekening oleh orang lain. Contohnya, ada saudaranya beli mobil, tapi menggunakan kartu tanda penduduknya, maka desilnya akan berubah menjadi kaya,” sebut Fakhrurradhi.

Fakor lainnya penggunaan nomor rekening oleh pihak lain. “Misalnya kita bantu saudara bayar kredit pakai rekening kita. Itu akan terdetek secara sistem,” terangnya.

Contoh lainnya, penggunaan kartu tanda penduduk untuk bermain judi online. Semua itu, sambung Fakhrurradhi berdampak pada perubahan desil masyarakat.

Sehingga pemerintah menetapkan masyarakat dengan 1-5 layanan BPJS Kesehatan ditanggung oleh APBN. Desil 6-7 ditanggung Pemerintah Aceh dalam program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dan desil 8-10, pemerintah tidak lagi menanggung biaya BPJS Kesehatan karena dianggap keluarga kaya. Kategori ini harus membayar iuran BPJS secara mandiri.

Penyebab Desil Berubah

“Perubahah desil bisa dilakukan di tingkat desa, silakan berkomunikasi dengan kepala desa lewat aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kementerian Sosial RI. Pembaharuan data ini harus melengkapi bukti-bukti sesuai ketentuan,” ujarnya.

Misalnya, melengkapi foto rumah sisi depan, belakang, samping, lantai dana tap rumah.

“Bagi kelompok yang dulunya kaya karena faktor tertentu tiba-tiba jatuh miskin, juga bisa melakukan perubahan data. Perubahan data dilakukan secara berkala tanpa berbatas waktu,” pungkasnya.

|DIMAS|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Viral, Jembatan Bolong Menuju SD Pedalaman Aceh Utara Membahayakan Murid

LHOKSUKON- Sebuah video berisi keluhan guru tentang jembatan sepanjang...

Puluhan Mahasiswa Demo Walikota Lhokseumawe, Tuntut Jadup hingga Pembayaran Gaji PPPK

LHOKSEUMAWE| Puluhan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh...

Pupuk Indonesia Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih

Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung percepatan swasembada bawang...

BMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara,...

Dosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN 8 Lhokseumawe

Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh...