WisataNikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

Nikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang Keramat, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh tampil dalam festival Lhok Buloh, di Desa Cot Beudak, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, 13-14 Juni 2026.

Festival itu digelar sebagai upaya mendorong kunjungan wisatawan ke destinasi wisata sungai Lhok Buloh di pedalaman Kabupaten Aceh Utara. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaperakraf) Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli menyebutkan kegiatan itu diisi festival tari, kuliner dan bazar hasil usaha kecil dan menengah di Kabupaten Aceh Utara.

“Festival Lhok Buloh ini sebagai upaya bersama kita untuk mendorong kunjungan wisatawan pascabanjir 26 November 2025 lalu. Banyak destinasi wisata rusak, dan perlahan kita pulihkan,” terang Zulkifli.

Dia mengapresiasi lintas dinas yang terlibat dalam festival itu, mulai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perdagangan dan UMKM serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekransda) Aceh Utara.

“Saya juga mengapresiasi kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan. Lhok Buloh salah satu destinasi paling ramai dikunjungi saat ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Aceh Utara Musliana Ismail A Jalil mengapresiasi industri wisata dan industri kreatif mulai tumbuh di Kabupaten Aceh Utara. Dia berharap, kerajinan dari Aceh Utara bisa ditampilkan dan diperdagangkan di seluruh destinasi wisata. Sehingga wisatawan tidak hanya melihat keindahan alam, namun dapat membeli aneka penganan hasil pengrajin Aceh Utara.

“Kuliner kita bagus, kemasannya bagus, rasanya enak. Tolong ini saya titip di semua destinasi wisata dapat ditampilkan, mana tau wisatawan mau membelinya,” terang Musliana.

Dia menyebutkan produk olahan coklat dan kopi serta kerajinan tas dan pakaian juga sangat bagus dan menjangkau pasar internasional. Karena itu, seluruh gerai di Aceh Utara diharapkan dapat mengutamakan kerajianan lokal.

“Kami berkomitmen seluruh karya dan produk pengrajin bisa menjadi raja di Aceh Utara,” pungkasnya.

KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Petani Senang karena Pupuk Lancar

Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh...

Pengamat Unimal Minta Presiden Perkuat Kontrol Digital Program MBG

LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai...

Bupati Boleh Berganti, BUMD Tetap Merugi

Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan...

Aspikom Aceh Desak Percepat Peralihan Dosen PPPK jadi PNS

LHOKSEUMAWE — Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan...

Cairkan Dana, 30 SPPG Aceh Utara Beroperasi Kembali

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...