ACEH UTARA | Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, mengapresiasi sikap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, untuk meloloskan 8.094 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan dilantik pada 5 Februari 2026 di Lapangan Upacara Landing. Angka itu sebagai rekor nasional kedua terbanyak di Indonesia.
“DPRK dan Pemerintah Aceh Utara sepakat sejak awal memperjuangkan nasib PPPK Paruh Waktu. Kita pasang badan, ini bukti Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil (Ayahwa) menepati janji dan menunjukan keberaniannya,” kata Arafat kepada Bakata.net.
Dia menyebutkan, ditengah keterbatasan fiskal, Ayahwa berkomitmen menampung seluruh honorer dengan status PPPK Paruh Waktu di kabupaten itu.
“Ini butuh keberanian dan keberpihakan, dan Ayahwa menunjukan keberpihakan itu. Mereka berpotensi naik status menjadi PPPK Penuh Waktu. Karena itu, saatnya mereka menunjukan kinerja terbaiknya,” sebut politisi Partai Aceh itu.
Dia menambahkan, ketika Ayahwa menunjukan sikap berani dan patuh janji, sudah sepatutnya ASN membalas dengan peningkatatan layanan publik di seluruh kantor.
“Sehingga sama-sama kita menuju Aceh Utara bangkit pascabencana,” pungkasnya. []

Subscribe to my channel

