LHOKSEUMAWE | Tidak ditanggapi setelah menunggu berjam-jam,
ratusan massa aksi demontrasi trobos masuk ke halaman kantor PT Perta Arun Gas (PAG) guna menuntut dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan perekrutan tenaga kerja. Senin (30/8/2021).
Hingga pukul 13.20 Wib, pihak prusahaan belum menanggapi aksi demo yang digelar Forum Komunikasi Keuchik dan Pemuda (FKKP) Kecamatan Muara Satu.
Terlihat petugas gabungan dari TNI/Polri telibat saling dorong di depan pintu gerbang dengan petus. Bahkan satu diantara pendemo bernama Samsol (35) diamankan petugas keamanan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menyebutkan, guna mengamankan aksi demo, tiga polres yang terdiri Polres Lhokseumawe, Bireuen dan Polres Aceh Utara dikerahkan ke lokasi.
Koordinator T Muklis dalam aksinya mengatakan, mass terpaksa masuk karena pihak perusahaan tak mau menemui mereka.
“Kami kecewa pihak peruhaan tidak mau menemui kami, kami juga kecewa dengan TNI /Polri, berjam jam kami tunggu tapi mereka tidak bisa mempertemukan warga dan pihak perusahaan, apa gunanya petugas jika tidak bisa memediasikan kami,” ujar Muklis dalam aksinya.
Hingga berita ini diturunkan, pendemo masih bertahan di bawah terik matahari. Tak hanya itu belum ada perwakilan manajemen perusahaan menemui mereka.
Manajer Humas PT PAG, Iskandar dihubungi mengaku belum bisa menjawab terkait demonstrasi itu.
Saya koordinasi dulu dengan pimpinan, saya belum bisa jawab,” pungkasnya.
“Saya masih minta izin ke pimpinan untuk hal statement,” jawabnya
|KCM

Subscribe to my channel

