NewsNah Lo, 21 Bisnis Walet Lhokseumawe Disegel

Nah Lo, 21 Bisnis Walet Lhokseumawe Disegel

Lhokseumawe- Pemerintah Kota Lhokseumawe menindak 21 Usaha Walet di Kecamatan Banda Sakti yang tidak mengantongi izin dan belum terdaftar sebagai wajib pajak.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP & Naker) Kota Lhokseumawe, Safriadi,. mengatakan ada 127 titik usaha walet di Kota Lhokseumawe.

“Dari 127 titik, 40 usaha walet yang mengurus Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Jadi masih banyak yang belum mengurus izin, padahal sosialisasi dan peringatan sudah sering diberikan,” kata Safriadi, Rabu, (22/4/2026).

Dia menegaskan penindakan itu bertujuan agar pelaku usaha patuh dengan aturan, serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami meminta kepada pelaku usaha walet segera melengkapi izin. Kedepannya kami tidak ada lagi surat peringatan bagi yang belum patuh,”tegasnya.

Dia mengingatkan dalam satu minggu kedepan yang belum mengantongi izin, langsung dilakukan penindakan.

“Tindakan dilakukan dengan cara Difogging l,menggembok dan menyegel. Sedangkan bangunan yang tidak bisa diakses, tetap dilakukan penyegelan,” ujarnya.

Dia menambahkan usaha yang sudah tidak aktif pun ikut ditindak dengan cara fogging dan diminta menutup lubang walet.

“Penertiban ini kita fokusdi Kecamatan Banda Sakti. Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilakukan di kecamatan lain,”pungkasnya.

|MUAMMAR

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

BMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara,...

Dosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN 8 Lhokseumawe

Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh...

Dana IndonesiaRaya Dorong Ekonomi Daerah Lewat Budaya

BANDA ACEH - Minat pelaku budaya untuk mengakses Dana...

Bupati Al-Farlaky Sambut 13 Nelayan Aceh di Pendopo

Minta Perkuat Edukasi Teritorial ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur...

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Dorong Optimalisasi Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar

Takalar – Menjelang Musim Tanam periode Oktober 2026 –...