EdukasiHari Pertama Masuk Sekolah, Keseruan di SDN 2 Dewantara

Hari Pertama Masuk Sekolah, Keseruan di SDN 2 Dewantara

ACEH UTARA – Hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 2 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, diwarnai semangat para siswa baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Di momentum tersebut, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dengan mengingatkan seluruh siswa agar tidak melakukan perundungan atau bullying.

Kepala SD Negeri 2 Dewantara, Nanda Indah Sari, mengatakan pesan anti-bullying menjadi salah satu materi utama dalam pelaksanaan MPLS.

Menurutnya, sejak hari pertama para siswa harus memahami pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun hubungan yang baik dengan teman maupun guru.

“Kami menitipkan pesan kepada seluruh siswa agar tidak melakukan tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua anak,” ujar.

Ia menjelaskan, MPLS merupakan proses adaptasi bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah, mulai dari guru, teman, fasilitas sekolah, hingga budaya belajar. Dengan pengenalan tersebut, diharapkan siswa dapat beradaptasi lebih cepat dan merasa percaya diri mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Pelaksanaan hari pertama MPLS berlangsung lancar. Orang tua tampak antusias mengantar anak-anak mereka ke sekolah dan mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun pihak sekolah secara tertib hingga jam kepulangan.

Nanda menambahkan, kegiatan MPLS akan berlangsung selama empat hari sesuai instruksi Kementerian Pendidikan. Persiapan pelaksanaan telah dilakukan selama empat hari dengan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua siswa.

Menurutnya, tujuan MPLS bukan hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter peserta didik sejak dini. Selain itu, murid diajak bermain sehingga menyenangkan dan seru selama hari pertama masuk sekolah ini.

“Dengan menanamkan nilai saling menghargai dan menolak segala bentuk bullying sejak hari pertama, sekolah berharap setiap anak merasa diterima, berani belajar, memiliki banyak teman, serta dapat mengikuti proses pendidikan tanpa rasa takut maupun tekanan,”pungkasnya.

DIMAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di...

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana...

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan...