NewsBMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

BMKG Ingatkan Warga Aceh Utara Waspada Angin Kencang

LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melansir sejumlah bangunan rusak karena hujan deras dan angin kencang di Kabupaten Aceh Utara.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Utara M Nasir Senin (21/9/2026) menyebutkan sebanyak tujuh unit hunian sementara penyintas banjir di Desa Tanjung Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Teras dan atap sebagian bangunan rusak diterbangkan angin.

Bangunan itu sambung Nasir masih bisa ditempati karena rusak pada bagian teras. Sedangkan upaya perbaikan akan dikoordinasikan dengan dinas teknis lainnya.

Sedangkan di Desa Meucat dan Desa Keude Aron, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, belasan bangunan kafe dan warung juga rusak diterjang angin kencang. Sebagian bangunan rusak bagian atap dan dinding.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kami sudah imbau agar kita siaga dimusim peralihan ini. Karena potensi angin kencang sore ke malam hari selalu ada,” katanya. Untuk data kerusakan sambungnya telah dilaporkan ke Bupati Aceh Utara.

Sementara itu, prakirawan Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara,Ricky Nadiansyah dihubungi terpisah menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi terutama di wilayah Aceh Utara.

“Paling berpotensi terjadi di daerah dataran tinggi di sore hingga malam hari sehingga untuk masyarakat diharapkan sebisa mungkin menghindari berteduh di pohon-pohon tua yang mudah tumbang maupun bangunan semi permanen yang mudah roboh akibat angin kencang,” ujar Ricky.

Dia menjelaskan, musim peralihan dari kemarau ke penghujan, kondisi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang dan petir merupakan peristiwa biasa.

Meski begitu, dampak yang ditimbulkan patut diwaspadai oleh masyarakat. “Kondisi ini memang biasa terjadi saat musim peralihan di wilayah Aceh Utara. Namun, warga tetap waspada, agar tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh...

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat...

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap...

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana...