EditorialDosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN...

Dosen Unimal Gelar Green Disaster Literacy untuk Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMPN 8 Lhokseumawe

Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan bertema “Green Disaster Literacy: Penguatan Literasi Lingkungan untuk Membangun Kesadaran dan Perilaku Peduli Lingkungan pada Siswa SMP Negeri 8 Lhokseumawe”, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan siswa tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami keterkaitan antara perilaku manusia, kerusakan lingkungan, dan potensi terjadinya bencana. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, peserta dikenalkan pada berbagai persoalan lingkungan sekaligus tindakan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.

Ketua Tim Pengabdian Universitas Malikussaleh, Asmaul Husna, mengatakan literasi lingkungan perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kesadaran kritis dan perubahan perilaku.

“Green Disaster Literacy tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga mengajak mereka memahami bahwa perilaku manusia memiliki hubungan erat dengan munculnya berbagai persoalan dan bencana lingkungan,” ujar Asmaul. Pembicara lainnya hadir Fitria Akmal.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 8 Lhokseumawe, Yunitawati, bersama Wakil Kepala Sekolah, Mahdaleni, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan penting untuk membangun kebiasaan positif siswa di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan sekolah dan menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Mahdaleni.

Rangkaian kegiatan meliputi sambutan, penyampaian materi, kuis berhadiah, serta aksi bersih-bersih lingkungan sekolah. Kuis dikemas secara interaktif untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan.

Sementara itu, aksi bersih-bersih menjadi bentuk penerapan langsung dari pengetahuan yang telah diperoleh peserta. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman.

Tim Pengabdian Universitas Malikussaleh berharap kegiatan Green Disaster Literacy dapat mendorong perubahan sikap dan perilaku siswa, khususnya dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekolah.

Dalam jangka panjang, program tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap terbentuknya budaya sekolah yang berwawasan lingkungan sekaligus meningkatkan ketangguhan warga sekolah dalam menghadapi berbagai risiko bencana.|MUMUL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh...

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat...

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap...

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana...