ACEH UTARA– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Univeristas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara menurunkan 3.480 mahasiswa dan dosen untuk melakukan pendataan kerusakan karena banjir di Kabupaten Aceh Utara.
Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Jamaluddin dalam rapat gabungan Pendataan dan Verifikasi Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana (R3P) di Kantor Bupati Aceh Utara, Kamis (8/1/2026).
“Para kepala desa dan camat akan dibantu oleh ribuan mahasiswa Unimal dalam pendataan. Target kita dokumen R3P Aceh Utara sudah diserahkan ke Pemerintah Provinsi Aceh pada 13 Januari 2026,” sebut Jamaluddin.
Sementara itu, Rektor Unimal, Prof Herman Fithra, menyebutkan kampus akan membantu pendataan lima sektor yaitu perumahan, infrastruktur, ekonomi masyarakat, penataan kawasan dan kesehatan.
“Kita turunkan 5 orang setiap desa, empat mahasiswa dan satu dosen di masing-masing desa. Tersebar di 696 desa dan 25 kecamatan,” terang Herman Fithra.
Dia menyebutkan, data itu diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi RI.
“Target saya empat hari sudah selesai data. Setelah itu, saya akan lapor ke Mendikti Sainstek, apa yang bisa kita kerjakan dalam masa rehabilitasi dan rekontruksi di Aceh Utara,” pungkas Herman.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

