DOKTER Spesialis Tuberkulosis (TBC) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, dr Ikhsan mengatakan bahwa laki-laki usia produktif lebih rentan terinfeksi penyakit TBC lantaran lebih sering beraktivitas di luar dibandingkan perempuan.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Utara ini menambahkan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini umumnya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti tulang, otak dan kulit.
“Penyakit TBC ini bisa menyerang berbagai usia. Baik itu orang tua, anak-anak, pemuda, remaja dan dewasa. Namun paling rentan terjadi pada laki-laki produktif,” katanya, Jumat (13/6/2025).

Penyakit TB paru bisa menimbulkan gejala pada pernapasan seperti batuk berminggu-minggu, sesak nafas, nyeri di dada dan batuk darah. Karena itu, dia menyarankan alangka baiknya jika batuk sudah berlangsung dua pekan lebuh supaya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit.
TB Paru, dapat menular kepada orang lain melalui bersin, batuk atau saat berbicara lantaran kuman-kuman itu terhirup oleh orang sekitar atau lawan bicara.
“Namun itu semua tergantung daya tahan tubuh seseorang, jika kuat maka akan biasa saja tetapi jika lemah maka ikut terserang penyakit menular itu,” ujar dr Ikhsan.

Dia juga membagikan tips supaya seseorang mampu mencegah penyakit TB, Diantaranya memeriksa diri secara rutin ke dokter, jangan membuang ludah atau batuk sembarang, menjaga gizi yang cukup, serta sirkulasi atau ventilasi udara di rumah juga harus terurus.
“Pengobatan TB ini membutuhkan waktu enam bulan dengan kombinasi obat. Namun jika di luar Indonesia pengobatan lebih cepat yakni empat bulan saja, namun itu belum diterapkan di negara kita,” tutur Ikhsan.
Dikatakan dr Ikhsan Indonesia menduduki peringkat dua penderita penyakit TB di seluruh dunia setelah India. Ia juga menegaskan jika TB bukanlah dipengaruhi oleh keturunan atau guna-guna namun murni disebabkan oleh kuman.
|ADVERTORIAL

Subscribe to my channel

