MUZAKKIR MANAF akrab disapa Mualem kini memegang tampuk pimpinan Aceh. Ditangannya seluruh harapan akan kemajuan ditimpa. Mulai pengentasan kemiskinan hingga pengangguran. Pertanyaan berikutnya, Mualem butuh kerja keras dan berat untuk menata ulang sistem di Aceh.
Salah satunya, sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sebut saja misalnya Bank Aceh. Pernahkah Anda membaca pengumuman rekrutmen terbuka tenaga kerja yang pada bank yang didirikan sejak 6 Agustus 1973 ini? Jika pernah, tolong diposting di laman media sosial Anda. Karena, angka pengangguran kita butuh diurai secepatnya. Penangguran produktif melahirkan masalah sosial. Membuat sibuk polisi dengan ragam kriminal yang muncul.
Untuk itu, kita menunggu kapan Mualem mengintruksikan seluruh BUMD melakukan rekrutmen terbuka? Para wakil rakyat di DPRD Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota pun patut mendukung langkah itu. Jangan hanya bicara saat BUMN melakukan rekrutmen serentak dan terbuka? Seakan itu menghapus kesempatan warga lokal Aceh.
Rahasia umum, BUMD sangat tertutup. Hanya beberapa yang melakukan rekrutmen terbuka, diumumkan lewat media massa. Sebut saja PT Pema Global Energi (PGE) yang membudayakan rekrutmen terbuka. Untuk Bank Aceh? Entah kapan rekrutmen terbuka, namun selalu saja ada karyawan baru di bank plat merah itu.
Waktunya mengatur BUMD sendiri. Dengan tangan sendiri dengan pekerja mayoritas dan didominasi berdasarkan kompetensi dan kartu tanda penduduk (KTP) lokal. Jika pun ini gagal dilakukan? Lalu kita berharap apa lagi untuk pengentasan angka pengangguran.
BUMD adalah milik pemerintah, seluruh kebijakan dan langkahnya ditentukan oleh tangan kuasa, pemegang saham yaitu gubernur, bupati dan wali kota. Rakyat menunggu pengumuman terbuka rekrutmen tenaga kerja di seluruh BUMD milik Aceh dan kabupaten/kota. Kita tunggu.

Subscribe to my channel

