ACEH UTARA- Sebanyak 7 sekolah di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh juga tidak mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sehingga dipastikan gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi negeri.
Tujuh sekolah itu yakni SMK Negeri 1 Baktia Barat, SMA Islam Darul Mutallimin, SMK Nurul Yaqin, SMK Negeri 1 Muara Batu,SMA Negeri 1 Samudera, SMA Swasta Uswatun Hasanah dan SMK Negeri 1 Baktia Barat.
Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Utara, Razali dihubungi per telepon, Jumat (7/1/2025) menyebutkan tidak boleh ada satu orang pun generasi Aceh Utara gagal masuk ke perguruan tinggi.
“Harus ada yang bertanggungjawab atas kasus ini. Apakah kepala sekolah atau kepala cabang dinas pendidikannya yang harus dievaluasi oleh Dinas Pendidikan Aceh,” terang Razali.
Dia menyebutkan kekecewaan mendalam atas kasus itu. “Padahal ini reguler setiap tahun ada mekanisme pengisian PDSS. Masak bisa lupa, lalai dan abai. Ini tanda tidak perduli pada nasib generasi Aceh Utara,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara, Khairuddin Budiman, mengaku belum memberi sanksi pada kepala sekolah di kabupaten itu.
“Jumlahnya saya lupa berapa totalnya, puluhan siswa dari sekolah negeri tidak berhasil diisi PDSS. Kami sedang cari solusinya. Kami belum bicara sanksi buat kepala sekolahnya,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

