NewsHarga Daging Meugang di Lhokseumawe dan Aceh Utara Tembus Rp200 Ribu per...

Harga Daging Meugang di Lhokseumawe dan Aceh Utara Tembus Rp200 Ribu per Kilogram

LHOKSUKON – Harga daging meugang di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, tembus Rp 170.000-Rp 180.000 mengalami kenaikan. Jika pada malam sebelumnya harga daging berada Rp 170 ribu per kilogram. Siang ini harga sudah menjadi Rp 180 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dipicu tingginya permintaan masyarakat untuk tradisi meugang. Tradisi ini dimulai pada masa Sultan Iskandar Muda dari Kerajaan Aceh Darussalam. Dimana raja membagikan daging untuk seluruh rakyat sebelum Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha.

Seorang pedagang sapi di pasar Lhoksukon, Aceh Utara, Ismail Husen, Senin (25/6/2026) menyebutkan minat masyarakat untuk membeli daging selalu tinggi sebelum hari raya Islam itu.

“Pagi hari kami jual Rp 180.000 per kilogram. Menjelang siang saya sudah jual Rp 170.000 per kilogram,” terang Ismail.

Sementara itu, pedagang di Kota Lhokseumawe, Mawardi Yusuf, menyebutkan pada malam hari mereka menjual Rp 200.000 per kilogram. Lalu pagi hari Rp 180.000 per kilogram dan siang hari turun Rp 170.000 per kilogram.

“Semua sapi sebelum disembelih dilakukan pengecekan kesehatan agar layak dipotong dan aman dikonsumsi. Dinas peternakan sudah memastikan kesehatan sapi, barulah kita sembelih,” ujar Mawardi.

Sementara itu, warga Kota Lhokseumawe, Rizkita, menyebutkan pembelian daging saat meugang menjadi keharusan bagi warga Aceh. Karena itu, harga daging sapi di Aceh tidak pernah dijual murah.

“Peminatnya tinggi. Hari ini meugang kecil saja sudah segini harga daging Rp 180.000 per kilogram, bisa jadi besok meugang besar dijual Rp 190.000 per kilogram. Saya beli daging agak siang selalu, agar harga agak murah sedikit,” pungkasnya. |MUMUL|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si...

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Menjadi 12,3 Ton Per Hektar

Sumatera Utara – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan...

Bappenas Berharap Rekind Jadi Motor Penggerak Industrialisasi

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Prof....

Nah Lo, 10 Kepala Dinas Berstatus Penjabat di Aceh Utara

ACEH UTARA- Sebanyak 10 kepala dinas, badan, dan kantor...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Menjadi Pionir Probiotik MOL di Lhokseumawe

Lhokseumawe – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Terminal...