LHOKSEUMAWE– Memasuki hari keempat banjir yang merendam Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, kini bantuan dari sejumlah pihak mulai berdatangan ke kabupaten itu.
Salah satunya dari PT Pema Global Energi (PGE) Provinsi Aceh dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).
Badan usaha plat merah itu menyalurkan bantuan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) pada posko utama banjir dan diterima Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Fuad Mukhtar.
External Relation Coordinator PGE, Jumat (29/12/2023) menyebutkan bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, telur, air mineral, minyak goreng dan selimut.
“Kami harap bantuan ini bisa meringankan derita pengungsi korban banjir,” katanya.
Dia menyebutkan, bantuan itu sebagai komitmen perusahaan milik Pemerintah Aceh itu untuk masyarakat di sekitar perusahaan. “Kami berkomitmen membantu masyarakat di sekitar perusahaan,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Aceh Utara, Fuad Mukhtar, menyebutkan saat ini sejumlah wilayah tidak lagi terendam banjir. Namun, masyarakat mulai membersihkan lumpur bekas banjir.
“Bantuan ini kami distribusikan lewat kantor camat seterusnya ke posko pengungsian yang masih ada,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir merendam 12 kecamatan yaitu Kecamatan Dewantara, Nisam, Pirak Timu, Lhoksukon, Langkahan, Tanah Luas, Matangkuli, Samudera, Cot Girek, Geureudong Pase, Syamtalira Bayu dan Kecamatan Paya Bakong dan Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Satu warga dilaporkan tewas dan 4.000 pengungsi dalam banjir kali ini.
|RIL

Subscribe to my channel

