ACEH UTARA – Sebanyak 110 warga Rohingnya terdampar di bibir pantai Desa Meunasah Baro, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Selasa (15/11/2022) sekitar pukul 03.30 WIB.
Kepala Desa Meunasah Lhok, Iqbal Abdullah, di lokasi, menyebutkan mereka terdiri dari laki-kali 72 orang, perempuan 32 orang, anak-anak lima orang dan bayi satu orang.
“Mereka terdampar dengan satu perahu,” kata Iqbal.
Setelah menemukan warga Rohingnya itu, warga membawa mereka ke meunasah (surau) desa tersebut.
“Tadi saya sudah musyawarahdengan warga. Mereka meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil sikapuntuk segera memindahkan warga imigran itu ke tempat lain. Menginggat saat iniimigran itu ditampung di Meunasah sehingga kami tidak bisa melaksakan ibadah,”kata Iqbal.
Dia menyebutkan, tim gabungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sudah tiba di lokasi.
Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Hamdani, menyebutkan, pemerintah sedang menggelar rapat terpadu untuk memutuskan nasib Rohingnya itu.
“Apakah akan ditampung di Aceh atau bagaimana, nanti kita tunggu keputusan pemerintah,” pungkasnya.
|KOMPAS
Bagi Anda yang merencanakan liburan ke Kota Takengon, kini hadir destinasi yang memadukan kenyamanan menginap…
Regita KSAlumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Bahasa Aceh merupakan salah satu warisan budaya takbenda yang…
Aceh Timur– Jainuddin, S.E., yang akrab disapa Geuchik Joy, Panglima Sago Sungai Raya, sekaligus Sekretaris…
Gorontalo - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Provinsi Gorontalo…
ACEH TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur dan Bunda Guru Kabupaten…
Brisbane – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil merealisasikan pengiriman urea ke Australia sebagai bagian dari…
This website uses cookies.