Categories: AdvertorialFeatured

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bersama DPR RI dan BPH Migas Tinjau SPBU di Riau, Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi BBM

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Anggota DPR RI Komisi XII dari Daerah Pemilihan Riau I, Muhammad Rohid, serta Anggota Komite BPH Migas melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Adapun SPBU yang ditinjau dalam kegiatan ini meliputi SPBU Imam Munandar 13.282.613, SPBU Teratak Buluh 14.284.611, serta SPBU Ahmad Arifin 14.282.635 pada selasa (5/5). Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi penyaluran BBM, pelayanan kepada konsumen, serta memastikan operasional berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyampaikan bahwa pihaknya terus mencermati dinamika konsumsi BBM di wilayah Riau, khususnya dalam beberapa hari terakhir yang menunjukkan adanya peningkatan permintaan.

“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi energi melalui langkah-langkah antisipatif, di antaranya dengan melakukan build up stock di atas kondisi normal, penambahan armada mobil tangki, serta percepatan penyaluran ke SPBU. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Sunardi.


Lebih lanjut, Sunardi menambahkan bahwa koordinasi intensif juga terus dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum guna menjaga kelancaran distribusi di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Rohid mengapresiasi langkah yang dilakukan Pertamina dalam menjaga distribusi energi kepada masyarakat.


“Kami melihat secara langsung bahwa Pertamina terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelancaran pasokan BBM di lapangan. Sinergi antara Pertamina, Pemerintah Daerah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting agar distribusi energi dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Distribusi energi terus diupayakan berjalan optimal, sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan pembelian secara bijak dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.


Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Anggota Komite BPH Migas sebagai bagian dari sinergi pengawasan dan penguatan tata kelola penyaluran BBM di lapangan.

|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur dan Bunda Guru Kabupaten…

2 hours ago

Ekspor Urea Indonesia Tiba di Australia, Perkuat Ketahanan Pangan Kawasan Indo-Pasifik

Brisbane – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil merealisasikan pengiriman urea ke Australia sebagai bagian dari…

2 hours ago

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, bersama Ketua TP -…

3 hours ago

Ini Saran Pengamat Unimal untuk Tatakelola MBG Presiden Prabowo

LHOKSEUMAWE | Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Masriadi Sambo,…

1 day ago

Ditopang Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi, Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 (FSEA500)…

1 day ago

Cuaca Ekstrem, Wilayah Tengah Aceh Waspada Longsor

LHOKSUKON– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.