Polhukam7 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Bener Meriah

7 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Bener Meriah

BENER MERIAH – Sebanyak tujuh unit rumah warga di Desa Seni Antar dan Buntul Keoies, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, rusak akibat dihantam angin kencang, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Kabid Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Anwar Sadi mengatakan, kerusakan rumah tersebut bukan diakibatkan oleh angin puting beliung tapi angin kencang.

“Memang sebelumnya terjadi angin kencang, tapi ini bukan angin puting beliung,” ujar Anwar, Rabu, 6 Juli 2022.

Anwar menambahkan, saat peristiwa itu terjadi, pihaknya langsung menurunkan personel Tim Reaksi Cepat ke lokasi kejadian, untuk membantu warga, serta melakukan pendataan terhadap kerusakan.

Akibat angin kencang yang menghantam tujuh rumah warga itu, maka telah berdampak terhadap 28 jiwa dan 7 kepala keluarga.

“Tidak ada warga yang mengungsi akibat musibah ini,” tutur Anwar.

Tambahnya, pihak BPBD Kabupaten Bener Meriah telah mengirimkan sejumlah material untuk memperbaiki rumah warga yang rusak tersebut, sehingga sudah bisa ditempat kembali.

“Rumah yang rusak itu kini sudah bisa ditempat kembali dan tidak ada yang mengungsi,” katanya.

\KHALIL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir...

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak...

Ratusan Karyawan PTPN Demo Kantor Bupati Aceh Utara, Minta Sengketa Lahan Segera Diselesaikan

LHOKSUKON - Ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV...

Unimal Siap Kelola SPPG, Seluruh Bahan Pangan Diproduksi Sendiri

LHOKSUKON- Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh...

Update Kebaran Lhokseumawe, 88 Rumah Terbakar, 271 Jiwa Mengungsi

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh melansir data...