LHOKSEUMAWE – Terkait dengan terjadinya listrik byar pet dalam sehari bahkan dapat mencapai 10-12 kali, di Sembilan gampong Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, maka Kinerja Manajer ULP PLN Krueng Geukueh diminta evaluasi kembali.
Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Dr Nasrul Zaman mengatakan, apabila listrik di wilayah Kabupaten Aceh Utara sering padam, maka hal tersebut sangat aneh, karena di Lhokseumawe yang merupakan tentangga Aceh Utara terdapat pembangkit listrik.
“Di Kota Lhokseumawe itu ada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) II Arun berkapasitas 250 megawatt, bagaimana bisa pula masyarakat di Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara listriknya padam, ini aneh,” ujar Nasrul Zaman.
Nasrul Zaman menambahkan, maka General Manager PLN Wilayah Aceh sudah selayaknya untuk melakukan evakluasi kinerja terhadap Manajer ULP PLN Krueng Geukueh, mengapa bisa sampai terjadi demikian.
“Ini sudah selayaknya untuk segera dilakukan evaluasi, di Lhokseumawe itu ada pembangkit listrik bisa pula padam, aneh betul ini,” tutur Nasrul Zaman.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga yang berada di sembilan gampong di Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara, mengeluhkan pemadaman listrik yang telah terjadi dalam empat hari terakhir. Listrik byar pet dalam sehari bahkan dapat mencapai 10-12 kali.
Meskipun keluhan tersebut telah dilaporkan kepada Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Persero Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, tetapi pemadaman itu masih terjadi.
Seorang warga Gampong Uleu Nyeu Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, Tajuddin mengatakan, ia bersama dengan warga lainnya telah melaporkan hal tersebut kepada manajemen PLN Krueng Geukuh.
“Tapi tidak ada perubahan, bahkan sudah seperti lampu disko, padam dan menyala, karena sangat sering padam, sehingga kami sangat dirugikan,” ujar Tajuddin, Sabtu, 14 Mei 2022.
|AI

Subscribe to my channel

