Categories: Polhukam

Penembakan 2 Warga Aceh, Ini Analisa Al Chaidar

LHOKSEUMAWE – Penembakan yang dilakukan terhadap Maimun dan Ridwan, warga Desa Aneuk Glee, Indrapuri, Aceh Besar, disebut sebagai teror menjelang pemilu pada tahun 2024 mendatang.

Pengamat Terorisme, Al Chaidar mengatakan, penembakan yang terjadi wilayah Aceh Besar itu, ada kemungkinan berkaitan dengan pemilu pada tahun 2024, tujuannya adalah untuk menakutkan kelompok-kelompok tertentu.

“Apalagi saat ini sudah banyak sekali muncul partai lokal. Itu disebut sebagai elektoral terrorism atau terorisme pemilu,” ujar Al Chaidar, Jumat, 13 Mei 2022.

Al Chaidar menambahkan, kasus penembakan yang terjadi di Kabupaten Aceh Besar, kejadiannya setelah banyak terbentuk partai lokal dan hal tersebut merupakan sebagai indikator paling kuat munculnya elektoral terrorism.

Hal tersebut merupakan sebagai teror lokal, bukan sebagai teror yang tergabung dalam jaringan kelompok terorisme tertentu, apalagi sekarang teror di Indonesia sudah sangat banyak ditemukan.

“Kalau dulu itu ada ISIS, JAD, Al Qaeda, kalau sekarang ada OPM, Mujahidin Indonesia Timur dan teror pilkada, sekarang mengerikan dan banyak sekali teror,” tutur Al Chaidar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perisitwa penembakan terhadap Maimun dan Ridwan, warga Desa Aneuk Glee, Indrapuri, Aceh Besar, masih menimbulkan misteri hingga kini. Polisi belum berhasil menangkap motif penembakan dan menangkap para pelaku.

Jenazah keduanya telah dimakamkan pekuburan umum desa itu. Keluarga korban masih bertanya-tanya mengenai perkara di balik pembunuhan itu.

Maimun korban yang mengalami luka tembak di pinggul kanan dan tembus ke perut sebelah kiri dikenal sebagai pria yang ramah. Sehari-hari pria berusia 38 tahun itu disebut bekerja sebagai pengemudi traktor.

|AI|AG

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir pantai Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan…

12 hours ago

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak siap mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG)…

1 day ago

Ratusan Karyawan PTPN Demo Kantor Bupati Aceh Utara, Minta Sengketa Lahan Segera Diselesaikan

LHOKSUKON - Ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV di Kecamatan Cot Girek,…

1 day ago

Unimal Siap Kelola SPPG, Seluruh Bahan Pangan Diproduksi Sendiri

LHOKSUKON- Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh siap mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

1 day ago

Update Kebaran Lhokseumawe, 88 Rumah Terbakar, 271 Jiwa Mengungsi

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh melansir data terbaru kebakaran di Komplek Perdede, Desa…

2 days ago

2 Prodi PNL Raih Akreditasi Unggul

Lhokseumawe - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mencatatkan capaian strategis yang memperkuat reputasinya sebagai salah…

2 days ago

This website uses cookies.