Categories: News

Cerita Bakteri Ecoli di KFC Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Warga Kota Lhokseumawe dan sekitarnya diheboh surat hasil pengujian sampel ayam KFC Lhokseumawe tidal layak dikonsumsi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan pada 10 Mei 2022.

Dalam keterangan surat tersebut menyebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan dan Uji labortarium oleh Balai Veteriner Medan pada sampel daging ayam usaha restaurant cepat saji KFC Lhokseumawe ditemukan beberapa jenis bakteri seperti e.coli,sp, salmonella, sp dan staphylococcus, sp yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya antara lain, sakit kepala, mual, muntah, diare, dan typus. Sehingga tim ahli kesehatan dan Labortarium Balai Veteriner Medan (berkesimpulan bahwa dagang ayam yang tercemar bakteri tersebut tidak layak dikonsumsi.

Berkenaan hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor : 95 tahun 2012 tentang kesehatan masyarakat veterien dan kesehatan hewan bahwa diharapkan kepada saudara untuk memperbaiki sanitasi dan higienitas sarana dan prasana pada restaurant cepat saji sesuai dengan prosedur dan tata kelola yang berlaku.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DPPKP) Kota Lhokseumawe, Ir. Mehrabsyah, Jumat (13/05/2022), membenarkan terkait surat tersebut.

“Terkait hasil pengujian sampel di Restaurant KFC Lhokseumawe, berdasarkan laporan hasil pengujian yang disampaikan Balai Veteriner Medan pada 26 April 2022. Sedangkan hasil tersebut kami terima pada 9 Mei 2022,” katanya.

Dia menyebutkan surat itu diberikan kepada manajemen Restaurant KFC dengan meminta untuk memperbaiki sanitasi dan higienitas sarana dan prasana sesuai tata kelola prosedur berlaku. “ ini bersifat pembinaan saja,”katanya.

Sedangkan Kabid Pertenakan drh. Afriza mengatakan sebenarnya tugas Badan Veteriner ini memeriksa daging bahan, bukan memeriksa hasilnya. Setelah diperiksa daging didalamnya tidak ada Residu serta tidak ada bahan kimia lainnya, kebetulan hasil dagingnya bersih dan higenis

Jadi maksudnya disini daging yang sudah dicuci kemudian di uji kembali ternyata mengadung e.coli,sp dan salmonella, sp. Dengan demikian, bakteri itu bukan berasal dari daging, melainkan dari air. Jadi kalau udah digoreng bakterinya sudah mati dan bisa dikonsumsi.

“Berdasarkan hasil dari Badan Veteriner ini yang tidak layak dagingnya, jadi kalau udah digoreng bisa dikonsumsi. Jadi surat yang diajukan ke Manajemen KFC itu untuk memperbaiki sanitasi dengan mencuci daging menggunakan air uang steril,” ujarnya.

Manager KFC Cabang Lhokseumawe , Hari Pratama, mengatakan pihaknya menerima surat dari DKPP itu kemarin sore (Kamis) sekitar pukul 16.00 WIB. Namun terkait hal lain bahwa dirinya tidak ada kewewenangan untuk menyampaikannya yang berkenaan isi surat tersebut.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak manajemen pusat. Intinya kita belum bisa memberikan klarifikasi dari isi surat itu, masih menunggu arahan pihak manajemen,” jelasnya.

|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al Farlaky Tinjau Lokasi Pembangunan SDN Sarah Gala

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meninjau langsung lokasi pembangunan…

4 hours ago

Parah, Kakek Aceh Utara Rudakpaksa Wanita Disabilitas

LHOKSEUMAWE- Seorang pria paruh baya berinisial MZ (53) asal Gampong Cot Meurubo, Kecamatan Kuta Makmur,…

4 hours ago

Bupati Al Farlaky Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolres Aceh Timur

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang…

5 hours ago

Air Terjun Tujuh Bidadari: Permata Tersembunyi di Jantung Hutan Aceh Utara

Di ujung utara Pulau Sumatra, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan dan keramaian destinasi wisata populer, terdapat…

5 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Industri Olahraga Otomotif melalui Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera di Aceh

Aceh Besar – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Sales Area Retail…

12 hours ago

Dosen Ilmu Komunikasi Unimal: Negara Harus Mengatur Penggunaan SIM Card

Lhokseumawe - Wacana penguatan regulasi keamanan siber nasional terus menuai perhatian dari kalangan akademisi. Setelah…

1 day ago

This website uses cookies.