LHOKSEUMAWE – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, mengeluarkan peringatan tentang potensi terjadinya titik panas di sejumlah wilayah di Aceh.
Prakirawan BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda, Zakari mengatakan, hal tersebut disebabkan karena cuaca di Provinsi Aceh sudah memasuki masa peralihan dan untuk musim hujan telah selesai.
“Saat ini cuaca di Aceh sedang dalam masa peralihan dan telah selesai musim hujan, suhu udaranya mencapai 32 derajat Celsius, sehingga bagi daerah-daerah yang memiliki lahan gambut sangat berpotensi menimbulkan titik panas,” ujar Zakaria, Selasa (22/2/2022).
Zakaria menambahkan, daerah-daerah yang berpotensi terjadinya titik panas yaitu di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Tenggara, dan di Kabupaten Aceh Jaya.
Sementara itu juga bagi daerah-daerah yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan akibat pembukaan lahan bari yaitu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tamiang.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan metode membakar, karena dua hari saja tidak turun hujan maka lahan gambut sangat mudah terbakar,” tutur Zakaria.
|AG|DL
#Dukung Pembangunan Masjid Baitul Hidayah Rp100 Juta ACEH TIMUR – Jembatan Keude Ong yang menghubungkan…
ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian situs bersejarah dan…
LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi…
JAKARTA - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar bagi PT…
Disambut Hangat Ulama Kharismatik Aceh Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,…
Lhokseumawe — Meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual di ruang digital menjadi fokus Kuliah Umum Program…
This website uses cookies.