Ilustrasi menu MBG
LHOKSUKON – Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, berhenti beroperasi sementara buntut dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum cair. Dampaknya, 60.000 murid tidak menerima layanan makanan itu.
Koordinator SPPG Aceh Utara, Risda Felina, Kamis (11/6/2026) dihubungi per telepon membenarkan puluhan SPPG itu tutup sementara. Kasus itu, sambung Risda telah dilaporkan ke BGN.
“Total ada 86 SPPG di Aceh Utara, 30 diantaranya tutup sementara. Sedangkan tujuh SPPG baru segera beroperasi tahun ini,” terangnya.
Dia menyebutkan, pengelola SPPG tidak memiliki dana untuk membeli bahan baku karena dana yang telah digunakan sebelumnya belum dicairkan oleh BGN.
Meski begitu, sambungnya, proses pencairan dana sedang dilakukan oleh BGN.“Kita berharap proses administrasi dan pencairan dana dapat segera diselesaikan agar seluruh SPPG dapat kembali beroperasi,”katanya.
Dia menyebutkan, program MBG berdampak positif bagi pelajar di Kabupaten Aceh Utara. Sehingga, sejumlah kepala sekolah sudah menanyakan kenapa SPPG menghentikan sementara layanan makanan itu.
“Kami sudah sampaikan kepada sekolah, kita harap persoalan ini segera selesai,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan 9 SPPG juga berhenti beroperasi di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh dengan alasan yang sama. Pemerintah Kota Lhokseumawe menyurati BGN agar menyelesaikan persoalan tersebut.
|MUMUL|KCM
LHOKSUKON- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI berjanji menyelesaikan pembangunan 14 rumah atau hunian tetap…
Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky,…
LHOKSEUMAWE — Bursa pemilihan Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) periode 2027–2030 mulai mengerucut. Hingga penutupan pendaftaran, enam…
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan…
ACEH UTARA – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Utara memadati kawasan Kantor Bupati…
LHOKSUKON - Sebanyak 14 unit rumah untuk penyintas banjir di Desa Abeuk Reuling, Kecamatan Sawang,…
This website uses cookies.