Categories: FeaturedPolhukam

Pria Asal Sultra Ditemukan Selamat di Aceh Utara, Polisi Dalami Dugaan Penyekapan

LHOKSUKON – Seorang pria asal Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, bernama Fadli Faresi (22), ditemukan selamat oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Utara setelah diduga menjadi korban penyekapan yang berkaitan dengan transaksi narkotika.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, Fadli berangkat ke Aceh Utara pada April 2026 atas arahan seorang pria bernama Fajar yang disebut sebagai warga binaan di Lapas Kendari. Korban mengaku dijanjikan imbalan Rp15 juta untuk menjadi jaminan dalam sebuah transaksi narkotika jenis sabu.

Setibanya di Aceh Utara, Fadli dijemput oleh pria berinisial Z di kawasan Panton Labu dan kemudian dibawa ke Desa Buket Lingteng, Kecamatan Langkahan. Selama berada di lokasi tersebut, korban mengaku tinggal di rumah yang ditempati Z dan tidak dapat meninggalkan tempat itu secara bebas karena persoalan pembayaran yang berkaitan dengan transaksi narkotika.

Situasi semakin memburuk ketika korban mengaku menerima ancaman terkait penyelesaian transaksi tersebut. Merasa keselamatannya terancam, Fadli kemudian menghubungi keluarganya di Sulawesi Tenggara melalui pesan WhatsApp dan meminta bantuan.

Menindaklanjuti laporan keluarga yang masuk melalui Call Center 110 Polda Sulawesi Tenggara pada Kamis (11/6/2026) malam, Satreskrim Polres Aceh Utara segera melakukan penyelidikan. Tim URC sempat mendatangi lokasi awal yang diduga menjadi tempat korban berada di Desa Buket Lingteng, namun korban dan Z sudah tidak ditemukan di lokasi.

Setelah melakukan penelusuran dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, polisi akhirnya memperoleh informasi keberadaan korban di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan. Pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, tim berhasil menemukan dan mengamankan Fadli dalam keadaan sehat dan selamat.

Saat ini korban telah dibawa ke Polres Aceh Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu Z dan terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap dugaan penyekapan serta keterkaitan peristiwa tersebut dengan jaringan transaksi narkotika.|MUMUL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

21 minutes ago

Abu Doto Telah Pergi: Menyusuri Jejak Pengabdian dr Zaini Abdullah untuk Aceh

Langit Aceh seperti menyimpan kesedihan yang sulit diucapkan dengan kata-kata pada Sabtu siang, 13 Juni…

44 minutes ago

Nikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang…

17 hours ago

Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Petani Senang karena Pupuk Lancar

Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif…

17 hours ago

Pengamat Unimal Minta Presiden Perkuat Kontrol Digital Program MBG

LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai persoalan terhambatnya operasional Program Makan Bergizi…

1 day ago

Bupati Boleh Berganti, BUMD Tetap Merugi

Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan masyarakat selalu sama: ekonomi daerah tumbuh,…

1 day ago

This website uses cookies.