Categories: Polhukam

Banjir Makin Parah di Aceh Timur, Logistik Mulai Menipis

ACEH TIMUR – Banjir yang terjadi dua hari terakhir semakin meluas di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Sebelumnya, hanya enam kecamatan terendam banjir, kini Sabtu (1/1/2021) banjir merendam delapan kecamatan.

Kedelapan kecamatan itu yakni Kecamatan Banda Alam, Durul Fallah, Nurussalam, Julok, Rantau Peuruelak, Peureulak Timur, Rantau Selamat, Idi Tunong, Sungai Raya, Indra Makmur dan Kecamatan Bireuem Bayeun, Aceh Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ashadi, dihubungi per telepon, menyebutkan data sementara 4.841 jiwa pengungsi tersebar di delapan kecamatan tersebut. Sedangkan korban banjir yang masih bertahan di rumah masing-masing diperkirakan sekitar 21.109 jiwa.

Dia menyebutkan, sebagian kecamatan mengalami banjir terparah sehingga sangat sulit diakses oleh petugas BPBD Aceh Timur. “Apalagi kami kekurangan perahu karet. Sehingga tidak semua bisa kita akses,” katanya.

Untuk logistik, dalam laporan tertulisnya Ashadi menyebutkan mulai menipis. Dia juga sudah melaporkan kondisi lapangan pada BPBD Provinsi Aceh dan BNPB.

“Kecamatan terparah itu Rantau Selamat, Rantau Peureulak dan Kecamatan Banda Alam. Di sana ketinggian air lebih dari satu meter. Sedangkan kecamatan lainnya dibawah satu meter,” terangnya.

Sampai saat ini, sambungnya, bantuan masa panik mulai disalurkan ke titik pengungsian. “Kami juga berharap bantuan logistik tambahan dari Provinsi Aceh,” pungkasnya.

Sehari selumnya diberitakan, banjir merendam enam kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Hujan deras mengakibatkan tiga sungai di kabupaten itu meluap dan merendam pemukiman penduduk dan jalan raya. Belum diketahui data kerusakan fasilitas publik akibat banjir kali ini.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pemkab Aceh Timur Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Lokasi Sumur Minyak Tradisional Darul Ihsan

Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bergerak cepat merespons terjadinya kebakaran di lokasi sumur…

7 hours ago

Sumur Minyak Ilegal Meledak di Aceh Timur, Ini Sikap Polisi

IDI -Sebuah penampungan minyak hasil penambangan minyak tradisional milik ZU dan FI di Gampong Lhok…

7 hours ago

Nah Lo, Listrik PDAM Lhokseumawe Diputuskan karena Tagihan Rp 375 Juta

LHOKSEUMAWE– PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memutuskan sambungan listrik untuk seluruh jaringan di Perusahaan Daerah…

12 hours ago

Menko Zulhas: Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Palu Lancar

Palu – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Menko Zulhas), memastikan penyaluran pupuk…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Fondasi Bisnis UMKM untuk Menembus Pasar Global

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro,…

2 days ago

Ribuan PPPK Lhokseumawe Belum Digaji, Sekda ; Dibayar Setelah Pengesahan APBD Perubahan

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh menjanjikan gaji bulan Juli 2026 dan gaji 13…

3 days ago

This website uses cookies.