Categories: Sosok

Akkral dan Salwa, Agam dan Inong Aceh 2021

BANDA ACEH – Muhammad Akkral (Kota Banda Aceh) dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut Daulat (Kota Lhokseumawe), dinobatkan sebagai Agam Inong Aceh 2021.

Keduanya terpilih menjadi Duta Wisata Aceh dalam ajang Pemilihan Agam Inong Aceh 2021 yang diselenggarakan di Hermes Palace Hotel, Jumat malam, 22 Oktober 2021.

Malam Pemilihan Agam Inong Aceh 2021 ini berlangsung meriah dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan mempedomani CHSE event sesuai panduan Kemenparekraf RI.

“Malam ini adalah malam penentuan. Ada 19 pasangan dari kabupaten/kota yang mengikuti ajang ini,” ujar Ketua Syarikat Agam Inong Nanggroe (SAIN), Rais Mukhayar, saat menyampaikan laporan panitia.

Rais menjelaskan, bahwa pihaknya berkomitmen dan terus bermitra dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh dalam membangun citra Aceh guna menambah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Aceh.

“Terima kasih telah memberikan ruang berekspresi untuk kita menyalurkan kreativitas dan inovasi. Insya Allah kesempatan yang telah diberikan tidak pernah kami lupakan. Ini juga salah satu kepedulian pemerintah kepada anak muda melalui ajang Agam Inong Aceh tahun ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Safaruddin, dalam sambutannya berharap para finalis agam inong dapat memperkenalkan wisata bahari dan pesona alam yang dimilik Aceh.

“Saya mengharapkan ada inovasi dan kreativitas yang baru, tentunya harapan besar itu melekat pada nilai syariat di daerah kita dan kearifan lokal yang kita miliki. Kita memperkenalkan Aceh dengan budaya yang kuat, tentunya dengan nilai syariat yang melekat sebagai jalan kehidupan sosial bermasyarakat,” pintanya.

Politisi muda itu turut mengapresiasi semangat jajaran Disbudpar Aceh yang saban tahun menjalankan kegiatan tersebut.

“Kita akan support apa pun itu, Insya Allah perwakilan Agam Inong Aceh 2021 meraih prestasi terbaik di tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Lombok,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran, Teuku Hendra Faisal, mengucapkan syukur atas suksesnya pelaksanaan ajang bergengsi di kalangan milenial tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan Pemilihan Agam Inong Aceh 2021 telah berjalan lancar dan terlaksana dengan sukses. Kesuksesan ini tentunya tidak bisa kami raih sendiri, melainkan berkat dukungan kerja keras, serta kerja sama yang sangat luar biasa dari para dewan juri, tim Disbudpar Aceh, adek-adek kami tim kreatif yang tergabung dalam SAIN, para ofisial dari kabupaten/kota, para finalis Agam Inong Aceh 2021, pihak Hermes Palace Hotel, dan pihak keamanan,” ucapnya.

Hendra berharap Agam Inong Aceh 2021 terpilih mampu menjadi duta wisata yang akan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasinoal.

“Perjuangan belum selesai, mari menyiapkan presentasi terbaik untuk mengikuti kompetisi Duta Wisata Indonesia yang akan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 3 sampai 7 November 2021 mendatang,” ujar Hendra.

Kemudian, ia juga berpesan kepada finalis Agam Inong Aceh 2021 yang belum menang pada kesempatan ini untuk tidak berkecil hati dan patah semangat.

“Mari terus aktif dan mengambil peran dalam memajukan dan mempromosikan pariwisata Aceh kepada nusantara dan mancanegara,” pintanya.

|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hanguskan 84 Rumah di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE- Tim penyidik Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh masih mendalami penyebab kebaran di Kompleks Jalan Perdede,…

2 hours ago

Akhirnya, Lhokseumawe Terapkan Pemberlakuan Layanan Kesehatan Gratis Sesuai Desil Kependudukan

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh akhirnya memberlakukan layanan kesehatan gratis sesuai status desil kependudukan.…

5 hours ago

Penyintas Banjir Lhokseumawe Desak Pemerintah Percepat Bangun Huntap

LHOKSEUMAWE- Penyintas banjir yang kini menempati hunian sementara Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu,…

6 hours ago

Penduduk Desil 8 Resmi tak Lagi Mendapat Layanan Kesehatan Gratis di Aceh

LHOKSUKON- Penduduk dengan status desil 8-10 di Provinsi Aceh resmi tidak lagi mendapatkan layanan kesehatan…

7 hours ago

Tangis Rahmadani dan Harapan dari Walikota Lhokseumawe Sayuti

Rahmadani (50) duduk bersama korban kebakaran lainnya di bibir pantai Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan…

1 day ago

Kita Dukung, Tapi Kami Tidak Punya Sumber Daya untuk Kelola MBG

LHOKSUKON- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL_, Provinsi Aceh, menyatakan tidak siap mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG)…

2 days ago

This website uses cookies.