Categories: Sosok

Cerita Nazifa dan Malam-malamnya di Unit Donor Aceh Utara…

NAZIFA Billah Izzah, sore itu, Rabu (4/3/2026) sedang di ruang laboratorium pengolahan darah, Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Dua bulan terakhir, alumnus Politeknik Kesehatan Aceh ini mengabdikan dirinya di organisasi kemanusiaan itu. Praktis, ramadhan kali ini untuk pertama kalinya gadis beralis tebal itu memasuki dunia kerja.

Hari itu, dia masuk pukul 14.00 WIB dan pulang pukul 20.00 WIB. Masih bisa melaksanakan shalat tarawih sepulang bekerja. Di sesi lain, dia mengikuti pembagian shif dengan teman-temannya. Kantor itu menerapkan tiga shif dalam satu hari. 

“Kalau masuk shif malam, pukul 20.00-08.00 WIB besok paginya. Jadi, melewatkan shalat teraweh berjamaah. Sudah pasti teraweh di kantor da sahur juga, bukan di rumah,” kata warga Jalan Line Kota Lhokseumawe itu.

Pekerjaan mereka semakin berat selama ramadhan. Mereka harus mencari pendonor untuk memastikan stok darah mencukupi hingga liburan Idul Fitri. Setiap selesai shalat tarawih mereka berada di halaman masjid. Mengajak jamaah untuk donor darah.

“Malam ini juga ada kegiatan donor,” katanya.

Hal senada disebutkan Nahdyatul Ula, petugas unit donor lainnya. Dia bertugas menerima pesanan dari sejumlah rumah sakit.

“Saya juga baru kali ini ramadhan di UDD PMI. Baru tujuh bulan bekerja di sini,” terang Ula.

Dia pun mengaku santai menjalani ibadah meski melewati shif dalam bekerja. “Mau siang dan malam, biasa saja. Sudah terbiasa, terpenting kita bisa pastikan ketersediaan darah 24 jam dalam sehari, tujuh hari dalam sepekan,” ujarnya tersenyum.

Meski begitu, stok darah tetap minimum. Saat ini tersedia 148 kantong darah, dengan rincian golongan darah A sebanyak 39 kantong, B sebanyak 29 kantong, O sebanyak 59 kantong dan golongan darah AB sebanyak 21 kantong.

Sementara itu, Sekretaris PMI Aceh Utara, M Atar, menyebutkan penggalangan donor darah dari masyarakat terus dilakukan. Mereka menggelar donor darah di sejumlah masjid dan pusat perbelanjaan. Sehingga stok darah tetap terpenuhi hingga libur Idul Fitri mendatang.

“Kita siapkan juga paket sembilan bahan pokok untuk pendonor selama ramadhan. Dari pengalaman bertahun-tahun, kami selalu mampu memenuhi stok darah selama ramadhan,” terangnya.

Dia mengajak masyarakat mendonorkan darahnya pada malam hari. Sehingga tidak terganggu ibadah puasa. “Silakan datang langsung ke UDD PMI Aceh Utara atau mengikuti donor darah di sejumlah titik yang digelar PMI. Semua kegiatan ini memastikan darah untuk pasien terpenuhi,” pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Akhirnya, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Gadis Injak-injak Wajah Pelajar di Aceh Timur

IDI – Penyidik Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh menetapkan tiga pelaku yang menginjak-injak pelajar berinisial…

2 days ago

365 Sekolah Rusak Karena Banjir Mulai Diperbaiki di Aceh Utara, Proses Belajar Direlokasi Sementara

LHOKSUKON – SEBANYAK 365 sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini…

2 days ago

Fairuz Hotel by Calandra Takengon Hadirkan Promo Spesial “AFTER SCHOOL Holiday”, Diskon 20 Persen hingga 30 Agustus 2026

TAKENGON – Fairuz Hotel by Calandra Takengon menghadirkan promo spesial bertajuk AFTER SCHOOL Holiday sebagai…

2 days ago

Nah Lo, 6 Mobil Pemkot Lhokseumawe Masih Dikuasai Pensiunan Pejabat

LHOKSEUMAWE – Sebanyak enam mobil dinas dari sejumlah dinas masih dikuasai oleh pensiunan Pegawai Negeri…

2 days ago

250 Fotografer Muda Unimal Pamerkan Pesona Wisata Aceh

LHOKSUKON– Sebanyak 250 karya fotografi bertema destinasi wisata Aceh dipamerkan di halaman Aula Fakultas Ilmu…

3 days ago

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

Aceh Timur – Turnamen Piala Bupati Aceh Timur Cup II resmi berakhir dengan penuh kemeriahan…

3 days ago

This website uses cookies.