Categories: Uncategorized

Ratusan Rohingya Kabur dari Lhokseumawe, Dinas Sosial tak Tahu Tujuan Mereka

LHOKSEUMAWE –  Sebanyak 281 warga Rohingnya melarikan diri dari kamp penampungan sementara di BLK Lhokseumawe. Data yang diperoleh Kompas.com, mereka datang dalam dua gelombang yaitu gelombang pertama terdampar di Aceh Utara sebanyak 99 orang, lalu di Kota Lhokseumawe sebanyak 297 orang. Total dari kedua gelombang itu 396 orang ditampung di Kamp BLK Lhokseumawe.

Dari jumlah itu, 281 melarikan diri dan tiga orang meninggal dunia. Praktis hanya tersisia 112 orang di kamp penampungan sementara saat ini.

Kepala Dinas Sosial, Kota Lhokseumawe, Ridwal Jali, dihubungi per telepon, Senin (25/1/2021) menyebutkan, dirinya tidak mengetahui pasti negara tujuan warga Rohingya yang kabur dari kamp penampungan sementara itu.

“Tidak tahu pasti kita. Kita dengar dari sebagian yang tertangkap itu mereka menuju Malaysia. Yang lain kita tidak tahu pasti,” kata Ridwan.

Dia menyebutkan, selaku ketua satuan tugas penanganan Rohingya di Lhokseumawe, kini seluruh fasilitas telah dilengkapi oleh sejumlah lembaga swadaya masyarakat dan UNHCR di kamp penampungan sementara.

Secara umum, fasilitas barang, sanitasi dan makanan sudah sangat mencukupi. “Lokasi penampungan sangat nyaman sudah. Tadi pagi saya juga dilaporkan oleh UNHCR bahwa sisa 112 orang lagi di kamp per hari ini,” katanya.

Sementara itu, Public Relations Officer UNHCR Indonesia Mitra Suryono, menyebutkan lembaganya telah mengingatkan bahaya dan resiko aktivitas penyeludupan dan perdagangan manusia. “”Hal ini kami lakukan secara rutin melalui berbagai sesi Fokus Group Discussion (FGD) dan konseling yang kami berikan bagi para pengungsi. Selain itu, kami juga memiliki team penjaga yang menangani  keamanan di lokasi tinggal para pengungsi,” sebut Mitra.

Dia mengingatkan, pengungsi Rohingya adalah etnis minoritas yang paling teraniaya di seluruh dunia, dan karenanya banyak diantara mereka yang akan selalu berupaya untuk mencari masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarga mereka. “Semoga tidak ada lagi kasus yang melarikan diri dari kamp penampungan,’ pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan ratusan warga Rohingya di Lhokseumawe melarikan diri ke Malaysia. Mereka hanya tersisa 112 orang di kamp penampungan sementara dari total 396 orang.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., melakukan kunjungan kerja untuk…

2 hours ago

30 SPPG di Aceh Utara Tutup Sementara, 60 Ribu Murid Tidak Terlayani

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh,…

6 hours ago

Presiden Prabowo Harus Bertindak: Saatnya Dosen PPPK Diangkat Menjadi PNS

LHOKSEUMAWE – Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen PPPK menjadi Pegawai Negeri…

6 hours ago

7 Bulan Pascabanjir, Sekolah Aceh Utara Belajar di Lantai, Usulan Telah Dikirim ke Pusat

LHOKSUKON - Proses belajar mengajar di SDN 2 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh masih…

6 hours ago

SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

Medan– Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang…

13 hours ago

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si  secara resmi membuka Pelatihan Petugas…

22 hours ago

This website uses cookies.