Categories: Uncategorized

Satgas Galapana DPR RI; Dorong Cash for Work dan Percepat Pembangunan Huntara

LHOKSUKON – Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Satgas Galapana) DPR RI meninjau pembangunan hunian sementara di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Kamis (5/3/2026).

Perwakilan Satgas Galapana DPR RI TA Khalid menyebutkan kedatangannya untuk memantau hasil rapat Satgas Galapana DPR RI dengan pemerintah pada 18 Februari 2026 lalu di Jakarta.

Dalam rapat itu disimpulkan, pengerjaan pembangunan di Aceh dan Sumatera menggunakan pola cash for work (padat karya tunai), melibatkan korban bencana dan masyarakat lokal dalam pembangunan dan diberi upah.

“Tadi saya keliling dari Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, dan Kabupaten Aceh Timur. Pola cash for work sudah digunakan di lapangan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Hanya saja, kita tinggal maksimalkan lagi,” terang anggota DPR RI asal Aceh dari Partai Gerindra ini.

Dia menyebutkan, keterlibatan penyintas banjir dalam pembangunan sangat membantu perekonomian keluarga mereka. Sehingga sembari menunggu pembangunan hunian tetap selesai, penyintas banjir dapat bekerja dan menerima upah dari rehabilitasi dan rekontruksi Aceh.

Percepat Huntara
Selain itu, DPR RI dan pemerintah sepakat mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk penyintas banjir. Sehingga, sebelum lebaran Idul Fitri seluruh penyintas banjir bisa menempati Hunara.

“Target kita bersama, DPR dan pemerintah agar lebaran Idul Fitri tidak ada lagi penyintas banjir di tenda pengungsian. Karena itu, kita tinjau hari ini, sejauh ini progresnya bagus, ada yang sudah rampung dan hampir rampung,” ujar TA Khalid.

Dia berharap, seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan hunian sementara untuk penyintas banjir Aceh mempercepat pekerjaan. “Kita harap percepat pekerjaan huntara, namun kualitas tolong diperhatikan. Agar nyaman dan tahan lama,” tegasnya.

Sekadar diketahui, pembangunan huntara untuk penyintas banjir Aceh dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Danantara, rekanan mitra Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, dan Yayasan Buddha Tsuzi.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Sambo

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gerak Cepat Salurkan Bantuan Penanggulangan Asap di Kerumutan, Pelalawan

Pelalawan– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan upaya…

13 hours ago

Tak Ada Pen, Syukri Pulang: Patah Tulang Harus Menunggu Sepekan di Aceh Utara?

ACEH UTARA — Bukan hanya rasa sakit akibat tulang kaki yang patah yang harus ditahan…

21 hours ago

3 Pemain Bola Disambar Petir, 1 Tewas, 2 Kritis di Aceh Timur

IDI – Sebanyak tiga pemain bola di Desa Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh…

2 days ago

Dosen PPPK Jadi PNS Langsung Tanpa Tes, Prabowo Perlu Tiru Kebijakan Era SBY

Wacana alih status dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si memimpin rapat percepatan pembangunan hunian tetap…

3 days ago

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Menjadi 12,3 Ton Per Hektar

Sumatera Utara – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan produktivitas padi di Desa Lumban Toruan,…

3 days ago

This website uses cookies.