NewsMeski Terpapar Corona, Tenaga Medis RSUD Bireuen Sehat

Meski Terpapar Corona, Tenaga Medis RSUD Bireuen Sehat

BIREUEN– Sejumlah tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, terpapar virus corona atau Covid-19 dan rumah sakit tersebut ditutup sementara waktu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bireuen, Husaini mengatakan, kondisi para tenaga medis tersebut sehat-sehat saja dan tidak ada mengalami gejala apu pun. Meskipun demikian, pihaknya terus memantau perkembangan kesehatan.

“Saat ini mereka sedang menjalani isolasi mandiri dirumah masing-masing, kondisi kesehatanya sehat-sehat saja dan tidak ada mengalami gejala demam atau sesak nafas,” ujar Husaini.
Husaini menambahkan, para kalangan tenaga medis itu, merupakan tergolong Orang Tanpa gejala (OTG) dan pihaknya juga telah mengambil sampel swab bagi tenaga medis lainnya yang pernah kontak dengan yang dinyatakan positif Covid-19.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. semoga nantinya kondisi kesehatannya baik-baik saja dan bisa segera beraktivitas seperti biasa.

“Kita berharap semoga semuanya baik-baik saja dan bisa kembali bekerja untuk melayani masyarakat,” tutur Husaini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akibat adanya tenaga medis yang terpapar virus corona atau Covid-19, menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, ditutup untuk sementara waktu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bireuen, Husaini mengatakan, pada Jumat, 16 oktober 2020, pihaknya telah mengambil sampel swab untuk sejumlah tenaga medis tersebut.
“Jadi setelah diambil hasil swab itu dan ternyata ada yang hasilnya positif terpapar virus corona, untuk memutus mata rantai peyebaran virus itu, maka rumah sakit ditutup untuk sementara waktu,” ujar Husaini.

Husaini menambahkan, ada sejumlah ruangan yang ditutup yaitu, pelayanan poliklinik, ditutup pada tanggal 19 Oktober hingga 20 Oktober, ruangan tindakan operasi, ditutup sejak 17 Oktober hingga 31 Oktober.

Begitu juga dengan ruangan pelayanan administrasi perkantoran, ditutup sejak tanggal 19 Oktober hingga 20 Oktober dan bagi petugas yang ada kontak langsung dengan yang positif Covid-19 itu, maka segera melakukan swab di ruang IGD Pinere rumah sakit itu.

|RI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah...

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe,...

Bupati Aceh Utara : Data Ulang Masyarakat Miskin, Agar JKA Tepat Sasaran

LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A...

BNPB Beberkan Kendala Pembangunan Huntara Penyintas Banjir Aceh Timur

IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku...

Dana Rehab Sekolah Aceh Tamiang Cair Rp 192 M, Sisa 38 Sekolah Belum Diperbaiki

Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi...