LHOKSEUMAWE – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di Aceh diminta untuk menyetorkan zakat karyawan lewat Baitul Mal di daerah. Pasalnya, belum semua BUMN menyetorkan zakatnya ke Baitul Mal.
Kepala Baitul Mal, Kota Lhokseumawe, Tgk Syuib, Kamis (11/6/2020) menyebutkan, hingga saat ini, khusus Kota Lhokseumawe hanya PT PLN Persero yang menyetorkan zakatnya lewat lembaga kekhususan Aceh itu.
“Kami berharap agar BUMN ini bisa menyetorkan zakatnya lewat Baitul Mal. Sehingga, dana zakat itu bisa disalurkan buat masyarakat dimana BUMN itu beroperasi,” sebut Tgk Syuib.
Dia menyebutkan, khusus untuk BUMD, pegawai negeri sipil atau perusahaan swasta yang bekerja di Lhokseumawe seluruhnya telah menyetorkan zakatnya di Baitul Mal, Kota Lhokseumawe. Apalagi, perusahaan yang memenangkan tender dengan sumber APBD, maka pembayaran zakat dilakukan secara langsung ketika pembayaran proyek tersebut dilakukan.

Dia mengatakan, khusus untuk PT Perusahaan Jawa Bali (PT PJB) anak perusahaan PT PLN sedang dilakukan komunikasi intensif, sedangkan PT Perta Arun Gas (PT PAG) anak perusahaan PT Pertamina, sudah dilakukan komunikasi.
“Prinsipnya PAG bersedia menyerahkan zakatnya lewat Baitul Mal. Semakin besar dana zakat, maka semakin besar penerima manfaat untuk masyarakat di Lhokseumawe,” terangnya.
Hal yang sama disebutkan Kepala Baitul Mal, Kabupaten Aceh Utara, Tgk Yusradi Ismail, berharap agar seluruh BUMN menyetorkan zakatnya via lembaga tersebut. Sejauh ini, belum ada satu BUMN pun yang menyetorkan zakatnya lewat lembaga itu.
“Zakat tentu salah satu solusi mengurai kemiskinan. Nah, ini kita komunikasi terus dengan BUMN agar menyalurkan zakat lewat lembaga resmi negara ya Baitul Mal ini,”pungkasnya.
|KCM

Subscribe to my channel

